Beranda Berita Ketua Komisi X DPR Tolak Rencana Impor Rektor

Ketua Komisi X DPR Tolak Rencana Impor Rektor

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id- Rencana pemerintah mendatangkan rektor impor untuk Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) ditolak banyak kalangan. Salah satunya Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati.

Menurut Reni, ide mendatangkan rektor asing untuk PTNBH semestinya bisa dihindari, jika Kementerian Ristek dan Dikti mampu memetakan persoalan dan membuat solusi peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.

“Gagasan lama ini ibarat jalan pintas dan instan untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia. Padahal, kunci ada di pemerintah sebagai pihak regulator,” kata Reni di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, selain akan bertabrakan dengan berbagai aturan seperti UU 14/2015 tentang Guru dan Dosen dan UU No 12/2012 tentang Perguruan Tinggi, rencana tersebut menunjukkan kurang maksimalnya Kemenristekdikti dalam membentuk sistem pendidikan tinggi yang visioner, ajek dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Baca juga :   Kumpul di TMII, Para Pengajar Al-Qur’an Metode Dirosa Berbagi Tips

“Jangan latah dengan menempel salin cara yang diterapkan oleh negara lain dengan mengimpor,” ujar wakil ketua umum DPP PPP ini.

Reni mengingatkan, pendidikan merupakan isu yang nenjadi perhatian konstitusi oleh para pendiri bangsa. Salah satu misi utama adanya negara ini tidak lain untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Bahkan di konstitusi secara tegas keberpihakan politik anggaran khusus untuk sektor pendidikan. Pesan moralnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab negara,” tegas Reni.

Dia juga menyebutkan, pendidikan tidak sekadar melakukan aktivitas transfer pengetahuan dan tradisi intelektual, tetapi lebih dari itu pendidikan juga melakukan aktivitas transfer nilai.

“Ada nilai yang ditransfer dalam praktik pendidikan yakni nilai kebangsaan, keagamaan, kebudayaan, dan moral,” tukas Reni.

Hasbi Syauqi