Beranda Berita Tsunami Terjang Selat Sunda, Indonesia Bersatu

Tsunami Terjang Selat Sunda, Indonesia Bersatu

BERBAGI

Banten, Ahad.co.id – Belum kering air mata masyarakat Palu, Sulawesi Tengah akibat dihantam tsunami. Kini kejadian serupa juga menerjang pantai di Provinsi Banten dan sekitarnya. Tsunami tersebut memporak-porandakan rumah penduduk, hotel hingga mengakibatkan banyak orang terluka dan meninggal.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) data korban hingga 26 Desember 2018, 430 orang meninggal dunia, 1.495 orang luka-luka, 159 Orang hilang, 21.991 orang mengungsi, 882 Rumah Rusak, 73 hotel villa rusak 434 kapal – perahu rusak.

Data tersebut kemungkinan akan bertambah karena masih tanggap bencana dan pencarian selama 14 hari.

Meski tanggap bencana ini masih lingkup daerah, justru menyatukan bangsa Indonesia bahu membahu membantu korban bencana, baik itu perorangan, lembaga maupun perusahaan. Seperti halnya, PLN sebagai BUMN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN turut memberikan bantuan tanggap bencana.

Komisaris Utama PLN Ilya Avianti mengaku bangga dengan kebersamaan antar lembaga saat membantu korban bencana tsunami Selat Sunda.

“Saya bangga melihat dari kebersamaan dari PLN dan YBM PLN. Kita saling menunjang saling membantu,”katanya, Kamis (27/12/2018).

Baik dalam menyekenggarakan dapur umum, kata Ilya, maupun memberikan makanan untuk pengungsi.

Baca juga :   KAMMI: Bocoran Pertanyaan Debat Capres Bentuk Kemunduran Demokrasi

Ilya berharap akan secepat mungkin dalam pengananan listrik di daerah yang terkena bencana.

“Insya Allah secepat mungkin akan ditangani. Agar masyarakat bisa merasakan penerangan,”katanya.

Ia meminta masyarakat bersabar menerima ujian yang diberikan oleh Alloh SWT.

“Semoga dengan musibah ini, ketakwaan kita meningkat dan kegiatan kita bisa barokah dengan keikhlasan,”kata perempuan berjilbab ini.

Ia juga berterima kasih kepada mereka yang menyalurkan dananya kepada YBM PLN dan mendoakan Alloh SWT menambahkan rezekinya.

“Semoga dengan berbagi ini dapat meningkatkan amal kita supaya lebih barokah,”harapnya.

Untuk diketahui YBM PLN sudah membantu korban tsunami Selat Sunda sejak hari pertema. Membuka dapur umum di Labuan dan Sumur, untuk 1500 orang pengungsi per hari.

Bilal