Beranda Berita Sebut Poligami Bukan Ajaran Islam, MUI: Komnas Perempuan Bodoh Paralel

Sebut Poligami Bukan Ajaran Islam, MUI: Komnas Perempuan Bodoh Paralel

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id – Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Nafis mengecam keras pernyataan Komisioner Komnas Perempuan Imam Nahe’i yang menyebut poligami bukan ajaran Islam.

Pernyataan Komisioner Komnas Perempuan tersebut dalam rangka mendukung gagasan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk melarang praktek poligami di Indonesia. Kiyai Cholil menilai PSI dan Komnas Perempuan bodoh akan pengetahuan Islam.

“Yang benar itu: PSI dan Komnas Perempuan yang tak mengerti Islam. Bukan sebaliknya ya bahwa poligami bukan ajaran Islam. Soal tak senang poligami silahkan tapi mengatakan tak ada dalam ajaran Islam itu jahl murakkab (bodoh paralel). Rabun iman dan tak baca hadits dan sejarah Islam,” katanya melalui akun Twitter-nya @cholilnafis, Jakarta, Ahad (16/12/2018).

Kiyai Cholil menegaskan bahwa pernyataan PSI dan Komisioner Komnas Perempuan soal poligami adalah salah satu tanda akhir zaman. Saat, orang tidak berilmu mengomentari soal Islam.

“Tanda alhir zaman itu orang bodoh memberi fatwa dan orang ruwaibidhah (gendeng) bicara masalah-masalah besar ke-Islamam dan kebangsaan. Coba deh baca Rasulullah saw itu poligami, sahabat juga poligami, kok Komnas Perempuan bilang tak ada dalam ajaran Islam,”tulisnya.

Baca juga :   PK Kasus Ahok Berpotensi Timbulkan Masalah Baru

Manuver PSI dan Komnas Perempuan, katanya lagi, tidak memberikan manfaat buat bangsa Indonesia. Kiyai Cholil berharap partai tersebut tidak masuk dalam percaturan politik dan Komnas Perempuan ditiadakan.

“Habis kata-kata saya jengkelnya kepada PSI dan Komnas Perempuan itu, kok yo hanya cari ribut bukan menyelesaikan urusan bangsa ini. Mudah-mudahan PSI tak lolos pemilu ini dan komnas perempuan dibubarkan aja,” katanya.

Bilal