Beranda Berita Kelompok Ini Berusaha Terapkan Syariat di Belgia Lewat Jalur Politik

Kelompok Ini Berusaha Terapkan Syariat di Belgia Lewat Jalur Politik

BERBAGI

Brussel, Ahad.co.id- Sebuah partai politik di Belgia bernama Partai ISLAM berkeinginan menjadikan negara di Eropa itu menjadi 100 persen negara Islam. Salah satu proposal partai ini berupa penerapan syariat Islam seperti pemisahan lelaki dan perempuan di angkutan umum.

Abdelhay Bakkali Tahiri, presiden partai Muslim di Belgia ini mengatakan, Partai ISLAM merupakan akronim dari “Integrity, Solidarity, Liberty, Authenticity, Morality”.

Tahiri melalui sambungan video dengan tim jurnalis RT France membenarkan salah satu proposal partainya yang bertujuan untuk menciptakan zona terpisah bagi perempuan dan laki-laki di angkutan umum.

Menurut politisi tersebut, hal itu bertujuan untuk membantu melindungi wanita, anak-anak dan kelompok rentan lain yang mungkin menghadapi perilaku agresif. “Ini hanya untuk kesejahteraan orang-orang yang menggunakan transportasi umum,” katanya, yang dilansir Rabu (7/11/2018).

Pilar lain dari agenda partai ini adalah integrasi hukum Syariah ke dalam sistem legislatif Belgia. Tahiri mengklaim bahwa hukum Syariah fleksibel. Dia mencontohkan larangan mengemudi bagi perempuan di Arab Saudi dan pencabutan larangan itu di bawah hukum Syariah. “Semua orang dapat menempatkan apa yang dia inginkan dalam Syariah,” ujarnya.

Didirikan pada tahun 2012, Partai ISLAM mengejutkan publik Belgia karena pada tahun pertama, mereka memenangkan kursi di parlemen Kota Anderlecht dan Molenbeek di wilayah Brussels, Ibu Kota Belgia.

Baca juga :   Polisi Diminta Percepat Pemberkasan Kasus Persekusi Ustaz Abdul Somad

Molenbeek selama ini dikenal sebagai “pusat ekstremisme”, karena sejumlah milisi jihadis yang terlibat serangan teror di Paris dan Brussels tumbuh dan tinggal di sana.

Harapan semua perempuan mengenakan jilbab juga menjadi agenda partai ini. Selain itu ada juga keinginan untuk mewajibkan semua sekolah menawarkan menu daging halal. Semua agenda itu untuk mencapai tujuan utama, yakni mengubah Belgia menjadi 100 persen negara Islam.

“Tujuan kami adalah negara Islam 100 persen, tetapi kami tidak bermaksud memaksakan jilbab,” kata Redouane Ahrouch, pendiri partai.

Kendati demikian, dalam pernyataan di situs resminya, Partai ISLAM mengutuk terorisme dalam segala bentuk. Ahrouch bersikeras bahwa dalam 12 tahun atau pada 2030, komunitas Muslim akan mewarnai Ibu Kota Belgia.

Daniel Amrullah