Beranda Berita Kantor Radar Bogor Digeruduk Massa PDIP, Forjim: Ini Intimidasi Kebebasan Pers

Kantor Radar Bogor Digeruduk Massa PDIP, Forjim: Ini Intimidasi Kebebasan Pers

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id- Forum Jurnalis Muslim (Forjim) mengecam peristiwa penggerudukan kantor redaksi Radar Bogor oleh ratusan massa PDIP, Rabu (30/5/2018). Massa PDIP dengan emosi mendatangi Radar Bogor memprotes pemberitaan berjudul ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 juta’.

Ketua Bidang Advokasi Forjim, Jaka Setiawan menilai peristiwa ini mengancam iklim kebebasan pers di Tanah Air. Menurut Jaka, kalau pun ada pihak yang keberatan dengan pemberitaan media massa, maka sudah diatur mekanisme penyampaiannya.

“Kami mengecam peristiwa itu. Kalau keberatan bukan begitu caranya. Ini tak jauh beda dengan persekusi kebebasan pers. Pers tidak boleh diintimidasi. Dalam UU Pers kan sudah jelas mekanisme penyampaian keberatan atas suatu pemberitaan,” ujar Jaka.

Baca juga :   Jepang Tak Akan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Jaka mengingatkan, agar pihak mana pun yang keberatan dengan pemberitaan media massa, maka tempuhlah jalur formal.

“Kalau ada yang keberatan dengan pemberitaan media, maka tempuhlah jalur formal, dialog, dan kirim hak jawab. Kewajiban dari media massa untuk memuat hak jawab dari pihak yang keberatan,” lanjut Jaka.

Jaka juga meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku penaniayaan serta pengrusakan kantor Radar Bogor.

“Tegakan hukum, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di Indonesia,” tegas Jaka.

Hasbi Syauqi