Beranda Berita IKAMI: Penyataan Amien Rais Soal Hizbullah Bukan Delik Pidana

IKAMI: Penyataan Amien Rais Soal Hizbullah Bukan Delik Pidana

BERBAGI
Sekjen IKAMI, Djudju Purwantoro. Foto: Perisai.id

Jakarta, Ahad.co.id- Sekjen Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Djudju Purwantoro, menegaskan pernyataan Amien Rais soal partai Allah dan partai Setan bukan delik pidana ujaran kebencian atau SARA. Pernyataan tersebut, menurutnya tidak menunjuk kepada satu partai tertentu.

“Sehingga bisa berlaku kepada partai manapun. Hal itu juga tidak dengan maksud maupun tujuan untuk menimbulkan rasa kebencian, rasa permusuhan dan memecah-belah individu atau masyarakat,” kata Djuju kepada Ahad.co.id di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Lebih lanjut dia menjelaskan, apa yang dikatakan Amien Rais merupakan peringatan kepada umat beragama, bahwa di dunia ini akan selalu ada aliran atau kelompok yang baik dan kelompok yang buruk.

“Dengan demikian unsur permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap sesuatu agama sangat tidak relevan adanya dugaan pidana terhadap Prof. Amien Rais, dikaitkan dengan unsur penodaan agama seperti dimaksud psl 156 a KUHP,” ungkapnya.

Baca juga :   Menguji Fatwa Anti Riba di Pengadilan

Terlebih, Amien Rais adalah seorang cendikiawan dan akademisi yang harus memberikan pencerahan kepada masyarakat. Sehingga tindakannya menyebarkan ilmu pengetahuan demi kepentingan umum, menurut Djudju menghapuskan sifat pidananya sesuai dengan pasal 310 ayat 3 KUHP.

Sebelumnya Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi melaporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya pada Ahad (15/4/2018) siang. Menurut Aulia pernyataan Amien Rais soal partai Allah dan partai Setan, dapat memicu perpecahan dan mengandung ujaran kebencian.

Dudy S.Takdir