Beranda Berita Aliansi Masyarakat Kemayoran Tolak Djakarta Warehouse Project 2017

Aliansi Masyarakat Kemayoran Tolak Djakarta Warehouse Project 2017

BERBAGI
ist

Jakarta, AHAD.CO.ID- Aliansi Masyarakat Kemayoran Bersatu bersama Ormas dan elemen masyarakat di wilayah Jakarta Pusat menolak diselenggarakannya Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017.

“Masyarakat Kemayoran menolak “kampungnya” dijadikan sebagai lokasi acara DJakarta Warehouse Project (DWP) yang dinilai warga sebagai kemaksiatan,” kata koordinator Aliansi Masyarakat Kemayoran, Furqon, Selasa (12/12).

Dia menjelaskan, DWP merupakan bentuk kegiatan pesta dugem yang menampilkan gaya budaya barat, sarat bermuatan maksiat dan jauh dari nilai budaya bangsa Indonesia yang berbudi luhur.

“Bahkan penyelenggara terindikasi menyediakan miras serta tidak terdapat pelarangan tegas terhadap penyalahgunaan Narkoba,” tambah Furqon.

Menurutnya, saat DWP terdapat peluang besar perilaku seks bebas di kalangan remaja dan pemuda Indonesia.

Baca juga :   Kyai Didin: Bawaslu Jangan Urusi Khutbah, Nanti Kualat

“Ini cenderung membuka potensi besar terjadinya perzinahan dengan adanya fasilitas penyediaan kondom (alat kontrasepsi),” ujarnya.

Untuk itu pihaknya mendesak Pemprov DKI dan Kepolisian Daerah DKI Jakarta untuk membatalkan dan mencabut izin penyelengaraan acara DPW 2017.

“Jangan karena alasan devisa, dan keuntungan pihak Kepolisian memberikan izin dan pengamanan di acara tersebut, karna bagi kami agenda tahunan DWP hanyalah bisnis hedonistik, yang membawa pengaruh negatif,” katanya.

Apabila pihak kepolisian dan Pemprov DKI tidak mencabut izin acara DWP tersebut, Furqon menegaskan pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran.

DUDY S.TAKDIR | BENY APRIUS