Beranda Berita Pemerintah Diminta Dorong Produsen Vaksin MR Ajukan Seritikasi Halal

Pemerintah Diminta Dorong Produsen Vaksin MR Ajukan Seritikasi Halal

BERBAGI
Ilustrasi

Jakarta, AHAD.CO.ID- Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) berharap pemerintah mendorong produsen vaksin measles rubella (MR) untuk mengajukan sertifikasi halal.

Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim mengatakan, sampai sekarang dari pihak perusahaan (produsen vaksin MR) belum melakukan proses pengajuan dan melaporkan datanya. Jadi sampai sekarang mereka masih proses diskusi, mencari informasi tentang halal dan persyaratannya.

“Prosesnya belum dimulai oleh mereka (produsen vaksin MR) dengan proses pendaftaran (sertifikasi halal), jadi masih baru tatanan wacana komunikasi,” kata Lukmanul seperti dikutip dari Republika, Selasa (28/11) malam.

Ia menerangkan, produsen vaksin MR belum melakukan pendaftaran sertifikasi halal. Maka LPPOM MUI belum bisa melakukan proses sertifikasi. Menurutnya, yang harus mengajukan pendaftaran untuk sertifikasi halal adalah produsen vaksin MR dari India.

Baca juga :   Kontroversi Proposal Perdamaian Palestina-Israel ala Donald Trump

Ia berpandangan, produsen vaksin MR harus didorong oleh Pemerintah Indonesia yakni Kementerian Kesehatan dan Bio Farma, agar mereka segera mengajukan sertifikasi halal. “Kalau mereka mendesak dan mendorong pasti harusnya cepat,” ujarnya.

Lukman mengatakan, vaksin MR sampai sekarang belum jelas kehalalannya. Ini program pemerintah maka harus mengatakan apa adanya. Sampai sekarang belum diproses sertifikasi halalnya karena belum ada pengajuan.

Sementara, dikatakan dia, produsen vaksin MR dari India tidak begitu paham dengan halal. Jadi mereka harus mempelajari tentang halal dan persyaratan untuk mendapat sertifikasi halal.

“Dari pemerintah di sini harusnya bisa mendorong, tapi kita juga ada ketergantungan juga, vaksin rubella saat ini yang populer hanya dari situ (India),” ujarnya.

ROL | DANIEL AMRULLAH