Beranda Berita HAMAS: Gerakan Perlawanan Palestina Bukan Teroris

HAMAS: Gerakan Perlawanan Palestina Bukan Teroris

BERBAGI
Kredit foto: PIP

Gaza, AHAD.CO.ID- Gerakan Perlawanan Islam HAMAS menolak pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi yang menyebut gerakan perlawanan Palestina sebagai kelompok teroris.

Dalam pernyataan pers menyusul pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi yang dikeluarkan Senin (20/11) dalam pertemuan darurat di Kairo. Hamas menekankan yang harus dikutuk dan dikatakan teroris adalah Zionis dan pemerintah Israel, bukanya bangsa Palestina yang sedang terisolasi teraniaya.

“Kami terkejut dengan bahwa pernyataan tersebut, terlepas dari referensi terkait terorisme Zionis yang setiap hari melakukan penganiayaan dan pembunuhan terhadap bangsa Palestina serta menodai tanah sucinya.” tegas Hamas. 

Hamas yakin tugas saat ini adalah bagaimana menyatukan semua upaya dan kemampuan negara Arab dan Islam dalam menghadapi musuh Zionis disamping membantu rakyat Palestina untuk merebut hak mereka dan membebaskan tanahnya dari penjajahan Israel.

Baca juga :   Bentrok ISIS dan Militer Iraq, 500 Warga Dievakuasi dari Mosul Barat

Hamas menganggap eskalasi di luar kerangka ini merupakan penyelewengan terhadap kompas perjuangan melawan musuh Israel. Selain merupakan bentuk pelecehan terhadap bangsa dan memperdalam permusuhan di internal yang tentu tidak ada yang diuntungkan dalam hal ini kecuali Israel.

Dalam pernyataannya, Hamas meminta negara-negara Arab untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina melawan pendudukan Israel. Disamping memperkuat keteguhannya untuk tetap tinggal di tanahnya. Ia juga menyerukan perlunya penyelesaian perselisihan di wilayah Arab melalui dialog dan saling memahami antar sesama.

PIP | DAMAR AH