Beranda Berita Pemimpin Redaksi AHAD.CO.ID Bertolak ke Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Pemimpin Redaksi AHAD.CO.ID Bertolak ke Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

BERBAGI
Pemimpin redaksi AHAD.CO.ID, Tjahja Gunawan (tengah) berfoto bersama manajemen PT. Ahad Media Komunika sebelum berangkat ke Bangladesh/Henry Sundany

Jakarta, AHAD.CO.ID- Pemimpin redaksi AHAD.CO.ID, Tjahja Gunawan Direja bertolak ke kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Rabu ( 18/10). Bersama dua orang relawan dari Laznas Dewan Dakwah, Tjahja akan melakukan kerja jurnalistik sekaligus menyalurkan bantuan dari umat Islam Indonesia bagi muslim Rohingya.

“Bagi saya, kegiatan ini merupakan perjalanan pertama dalam misi kemanusiaan. Sebelumnya ketika saya masih menjadi wartawan di salah satu media massa nasional, lebih banyak melaksanakan tugas jurnalistik,” kata Tjahja yang juga salah satu dewan pembina Forum Jurnalis Muslim (FORJIM).

Dalam perjalanan kali ini lanjutnya, Tjahja ingin lebih banyak berperan membantu umat Islam Rohingya yang menjadi korban kekerasan dan pembunuhan militer Myanmar.

“Semoga perjalanan saya bersama Tim Dewan Dakwah Indonesia mendapat ridho Allah SWT. Aamiin,” kata penulis buku Si Anak Singkong itu.

Baca juga :   Antisipasi Kenaikan Biaya Haji, Indonesia Harus Pandai Bernegosiasi

Sehari sebelumnya Tim Relawan dilepas oleh Wakil Ketua Umum Dewan Da’wah Ust Abdul Wahid Alwi di Masjid Al Furqon, Menara Dakwah Jakarta. Selain Tjahja, juga berangkat Nurbowo dan Ustaz Fathur Rahman.

“Bantuan ini adalah misi ketiga yang dilakukan oleh tim Laznas Dewan Dakwah. Semoga perjalanan kami bisa lancar, aman dan diridhoi Allah SWT. Sekali lagi kami mohon doa restunya dari seluruh umat Islam di Indonesia,” kata ketua tim, Nurbowo.

Keberangkatan tim juga dilepas rekan-rekan dari Forum Jurnalis Muslim (Forjim). Tragedi Rohingya membuat dunia marah dan mengecam negara Myanmar. Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan telah terjadi pembersihan sepertiga umat Muslim Rohingya. Sebanyak 380.000 orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh sejak terjadinya kekerasan dan pembakaran pemukiman di wilayah Rakhine.

DUDY SYA’BANI TAKDIR