Beranda Ekonomi 15 Tahun di Tempat Tidur, Gadis Ini Akhirnya Dibantu Donasi Masyarakat

15 Tahun di Tempat Tidur, Gadis Ini Akhirnya Dibantu Donasi Masyarakat

BERBAGI
Dokumentasi Rumah Zakat

Bandung, AHAD.CO.ID- Risye Ayustiwedari, seorang anak berusia 15 tahun yang dalam kesehariannya hanya mampu beraktivitas di atas tempat tidur. Pasalnya ia terkena penyakit tuberculosis tulang sejak kelas 3 SMP.

Penyakit yang diderita Risye merupakan suatu penyakit sistemik yang dapat menyerang berbagai organ termasuk tulang dan sendi. Risye kini tinggal di Kp Ciheulang Ciparay Kabupaten Bandung bersama bibi yang merawatnya. Ayahnya telah lama meninggal dan ibunya pergi tanpa berita sejak 4 bulan lalu.

Risye harus menjalani perawatan rutin sebulan dua kali hari Senin hingga Rabu di RSHS Bandung. Pengobatannya memang menggunakan BPJS, namun yang menjadi berat yaitu biaya akomodasi setiap kali kontrol ke rumah sakit. Karena membutuhkan biaya Rp300.000,- untuk sekali jalan berobat dengan menyewa mobil tetangganya.

Biaya akomodasi dan kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh bibinya, namun itu juga tidak setiap saat ada, jika tidak ada biaya, terpaksa harus berhutang ke tetangga yang bersedia menutupi akomodasi ke rumah sakit ataupun keperluan sehari-hari.

Alhamdulillah ada para donatur yang baik hati turut membantu meringankan beban Risye dengan menitipkan amanahnya melalui sharinghappiness.org. Penyaluran bantuan untuk Risye diberikan pada hari Selasa (29/08) di rumahnya Kp Ciheulang Tonggoh RT03/RW18 Ciheulang Ciparay Kabupaten Bandung. Bantuan yang diberikan untuk pergantian biaya hutang yang digunakan untuk akomodasi selama pengobatan Risye ke rumah sakit dan untuk biaya akomodasi selanjutnya.

Baca juga :   Asuransi Syariah Ini Akhirnya Melantai di Bursa Efek Indonesia

Kondisi terakhir Risye saat dikunjungi belum menunjukan kemajuan yang signifikan. Adapun operasi pertama telah dilakukan tanggal 14 Juli 2017 di RSHS, Operasi pertama yakni pemasangan pent pada ruas tulang belakang Risye sebanyak 12 ruas. Rencananya akan dilakukan operasi kedua yakni dilakukan untuk membersikan infeksi tulang yang berada di kaki kiri Risye, namun untuk operasi tersebut berat badan Risye harus mencapai 40 kg sedangan saat ini berat badannya baru 36 kg.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur yang telah membantu untuk menyembuhkan Risye. Harapan saya, semoga Risye bisa sembuh dan Rumah Zakat tetap membantu masyarakat yang mengalami keadaan seperti Risye. Semoga semua kebaikan yang telah dilakukan menjadi amal baik yang dicatat oleh Allah SWT. Amiin,” tutur bibi Risye kepada tim Rumah Zakat.

BENY APRIUS