Beranda Berita Pemerintah Diminta Tegas Terhadap Myanmar Terkait Tragedi Rohingya

Pemerintah Diminta Tegas Terhadap Myanmar Terkait Tragedi Rohingya

BERBAGI
Foto: BBC

Jakarta, AHAD.CO.ID – Pemerintah diminta tegas terhadap Myanmar terkait tragedi kemanusiaan atas etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar. Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPR dari fraksi PAN, Teguh Juwarno, usai aksi di depan Kedubes Myanmar, Jakarta, Sabtu, (2/9).

“Tidak cukup Pemerintah hanya menyampaikan pesan perdamaian dan juga bantuan terhadap korban Rohingya. Kejahatan kemanusiaan terhadap Rohingya tidak kunjung berhenti, dan justru semakin parah,” kata Teguh, sebagaimana dikutip dari laman Republika.

Teguh, yang merupakan anggota Komisi VI DPR RI, menilai, kekerasan terhadap etnis Rohingya di Myanmar merupakan pelanggaran HAM berat, dan bukan lagi masalah agama. Pemerintah Myanmar dinilai tidak mampu lagi mengendalikan militernya, hingga terjadi kekerasan yang menimbulkan banyak korban jiwa. Karena itu, Teguh meminta, Pemerintah mengambil langkah untuk menekan Pemerintah Myanmar.

“Salah satunya dengan menarik Duta Besar Indonesia di Myanmar, dan memulangkan Duta Besar Myanmar untuk Indonesia,” kata Teguh. “kalau perlu, Indonesia mendorong ASEAN untuk mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan.”

Baca juga :   Yusril: Pemerintah Harus Kurangi Beban di Bidang Politik

Tragedi kemanusiaan di Myanmar telah berlangsung sejak sepekan lalu. Lebih dari 2.000 orang terbunuh, 2.600 rumah dibakar, dan lebih dari 58.000 orang mengungsi ke Bangladesh akibat kekerasan yang dilakukan militer Myanmar. Sejumlah pihak telah menekan Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, penerima Nobel Perdamaian, untuk segera menghentikan tragedi kemanusiaan tersebut.

FARA V SYAHRNINI