Beranda Berita Yayasan Irena Center Nyatakan Perppu Ormas Cacat Formil dan Materil

Yayasan Irena Center Nyatakan Perppu Ormas Cacat Formil dan Materil

BERBAGI
Aksi massa tolak Perppu Ormas/Forjim

Jakarta, AHAD.CO.ID – Yayasan Irena Center menyatakan, Perppu No. 2 Tahun 2017 tentang Ormas cacat secara formil maupun materil. Hal itu disampaikan dalam siaran pers yang diterima AHAD.CO.ID, Jum’at, (28/7).

“Secara formil, pada waktu Perppu tersebut ditetapkan oleh pemerintah, tidak ada kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum, tidak ada konflik sosial, bencana alam, atau perang, dan tidak ada kekosongan hukum,” tulis siaran pers tersebut.

Sedangkan secara materil, pihaknya menilai, Perppu tersebut akan menghapuskan langkah-langkah persuasif dalam penanganan Ormas yang dianggap melakukan pelanggaran, menghapus mekanisme uji oleh lembaga peradilan dan menghapus semua kewenangan lembaga peradilan demi kepentingan pembubaran sebuah ormas.

Baca juga :   Polisi Buru Pelaku Pembacokan Pakar Telematika ITB

“Padahal dalam UU Ormas Nomor 17 Tahun 2013 sudah mengatur upaya persuasif yang harus dilakukan pemerintah.”

Karena itu, pihaknya dengan tegas menolak diberlakukannya Perppu No. 2 Tahun 2017 tersebut sebagai perubahan atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2013 yang mengatur tentang ormas. Irena Center juga menuntut Pemerintah Jokowi-JK untuk menarik, membatalkan, dan menyatakan Perppu tersebut tidak berlaku.

“Kami juga menghimbau kepada segenap lapisan warga negara Indonesia untuk sama-sama mengawal proses pembatalan Perppu tersebut demi terwujudnya perlindungan kebebasan warga negara yang dilindungi oleh hukum dan hak asasi manusia,” pungkas rilis tersebut

FARA V SYAHRINI