Beranda Berita Muhammadiyah Imbau Warganya Tak Shalat Idul Adha di Lapangan

Muhammadiyah Imbau Warganya Tak Shalat Idul Adha di Lapangan

BERBAGI
Ilustrasi

Jakarta, Ahad.co.id- Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan, sebaiknya Shalat Idul Adha 1441 Hijriyah di lapangan ditiadakan, hal ini terkait dengan penyebaran wabah covid-19 yang sedang terjadi.

Penyataan itu termaktub dalam Surat Edaran tentang Tuntunan Ibadah Puasa Arafah, Idul Adha, Kurban, dan Protokol Ibadah Kurban pada Masa Pandemi Covid-19.

“Sehubungan dengan wabah Covid-19 yang masih terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan Tuntunan Ibadah Puasa Arafah, Idul Adha, Kurban, dan Protokol Ibadah Kurban pada Masa Pandemi Covid-19 sesuai Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Panduan Protokol dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” bunyi pembukaan edaran Muhammadiyah yang diterima Ahad.co.id, Kamis (25/06/2020).

Baca juga :   Cegah Corona, Eskalator Masjidil Haram Dipasang Alat Canggih Pembunuh Kuman

Muhammadiyah menyatakan puasa arafah, wukuf di Arafah, dan 9 Dzulhijjah adalah satu kesatuan, terjadinya pada hari yang sama.

“Nabi SAW dan para sahabat sudah terbiasa berpuasa sunah Arafah tanggal 9 Zulhijah meskipun tidak ada dan belum terlaksananya Wukuf di Arafah oleh umat Islam waktu itu,” tulis edaran tersebut.

Berdasarkan hasil hisab Muhammadiyah bahwa 1 Dzulhijjah 1441 Hijriah jatuh pada Rabu 22 Juli 2020. Hari Arafah 9 Dzulhijjah jatuh pada Kamis 30 Juli dan Hari Raya Idul Adha pada Jumat 31 Juli 2020.

Mengenai Sholat Idul Adha, Muhammadiyah menyampaikan:

1. Sholat Idul Adha di lapangan sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan.