Beranda Berita Ini Cara LPPOM MUI Layani Sertifikasi Halal Saat PSBB

Ini Cara LPPOM MUI Layani Sertifikasi Halal Saat PSBB

BERBAGI
Ilustrasi

Bogor, Ahad.co.id– Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) semakin merebak di Indonesia. Beberapa daerah pun sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB). Dengan pemberlakuan PSBB ini, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menjalankan protokol Modified On-site Audit (MosA) dalam menjamin pelayanan sertifikasi halal tetap berjalan lancar.

Dengan adanya kebijakan PSBB ini, pembatasan kegiatan aktivitas yang melibatkan aktivitas fisik antara LPPOM MUI dengan perusahaan klien pun diperpanjang. Pun demikian kebijakan pelayanan sertifikasi halal secara Work From Home (WFH) LPPOM MUI pun diperpanjang. Pembatasan ini dilakukan hingga batas waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam pemberlakukan PSBB.

Selain menerapkan komunikasi melalui email, call center, teleconference maupun media komunikasi lainnya. LPPOM MUI pun memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatan pelayanan sertifikasi halal. Baik pendaftaran melalui aplikasi sertiifkasi halal daring CEROL-SS23000, maupun dalam auditnya, LPPOM MUI menerapkan protokol MOsA.

Baca juga :   Trump Tuding Assad Gunakan Senjata Kimia di Idlib

Modified On-site Audit (Red: MosA) merupakan proses membandingkan bukti audit dengan 11 kriteria Sistem Jaminan Halal (SJH) yang dipersyaratkan LPPOM MUI yang telah dimodifikasi sehingga tetap dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan penetapan kehalalan oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (KF MUI).

Modifikasi MOsA disini dilakukan dengan metode tertentu sehingga proses kaji ulang prosedur, kebijakan maupun pengumpulan bukti-bukti di lapangan dan pengecekan fasilitas produksi tetap dilakukan secara baik. Hal ini dilakukan dalam menjamin kelancaran proses sertifikasi halal.