Beranda Headline Ini Sembilan Penyakit yang Harus Diwaspadai Pasca Gempa

Ini Sembilan Penyakit yang Harus Diwaspadai Pasca Gempa

BERBAGI
Rumah ambruk akibat gempa Lombok. Foto : Ahad

Oleh : dr. Akhmad Isna Nurudinulloh
Praktik di RS Sari Asih, Sangiang-Tangerang

Kabar duka kembali menyelimuti bumi pertiwi. Gempa bermagnitudo 5,0 dengan kedalaman 10 KM mengguncang Sukabumi dan sekitarnya. Ratusan jiwa terpaksa mengungsi. Lebih dari 100 rumah mengalami kerusakan akibat gempa. Gempa yang terjadi pada Selasa, 10 Maret 2020, menyisakan kesedihan dan trauma yang mendalam, juga ancaman beberapa penyakit yang kerap muncul pasca gempa terjadi.

Penyakit-penyakit yang muncul pasca bencana gempa biasanya tergantung dari seberapa besar dampak yang ditimbulkan oleh gempa, umumnya faktor fisik semisal bangunan yang roboh. Selain itu, faktor ketersediaan air bersih, ketersediaan MCK yang memadai, seberapa padat pengungsian, etika batuk dan meludah para pengungsi, hingga ke faktor cuaca seperti musim penghujan ikut berdampak pada penyakit-penyakit yang bermunculan pasca gempa. Beberapa penyakit yang timbul pasca gempa umumnya adalah :

Baca juga :   Laporan Khusus: Ramadan di Negeri-Negeri Perang

1. Patah tulang dan/ atau luka-luka pada tubuh.

2. Penyakit kulit.

Penyakit ini bisa karena faktor alergi juga faktor infeksi (jamur, bakteri, atau virus). Faktor alergi seperti biduren (urtikaria), sedangkan faktor infeksi muncul akibat kurangnya ketersediaan air bersih dan MCK, serta higienitas personal yang kurang.

3. Diare atau hingga Muntaber (Muntah Berak).

Diare adalah salah satu penyakit yang umum di setiap bencana, termasuk gempa bumi. Tidak jarang juga penyakit ini disertai mual dan muntah. Penyakit ini aklibat kurangnya ketersediaan air bersih dan MCK yang memadai, juga faktor makanan.