Beranda Berita Gus Baha: Jilbab Wajib Bagi Muslimah

Gus Baha: Jilbab Wajib Bagi Muslimah

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id- Pernyataan isteri Gus Dur Sinta Nuriyah Wahid yang menyatakan jilbab tidak wajib bagi wanita terus mendapat tanggapan yang intinya berseberangan alias tidak sependapat dengannya.

Sinta ketika tampil di acara Hitam Putih yang dipandu Dedy Corbuzier menyatakan jilbab hukumnya tidak wajib. Selama ini katanya banyak orang salah tafsir, menafsirkan ayat Qur’an tidak sesuai dengan konteksnya. Namun Sinta tidak menyebut ayat qur’an yang dimaksud.

Sementara itu Gus Baha, ulama muda yang nama lengkapnya KH. Ahmad Bahauddin Nursalim Al-Hafidz dengan gamblang menjelaskan tafsir surat al-ahzab ayat 59 dan Annur 24sebagaimana dapat disaksikan dalam kanal youtubnya, demikian dilansir dari hajinews.id

Menurut Gus Baha, intinya jilbab itu wajib bagi muslimah. Sejarahnya wanita memang tidak wajib menutup aurat seperti seperti sekarang, tapi waktu itu wanita sering diganggu lelaki. Lalu turunlah wahyu yang mewajibkan agar muslimah menjulurkan jilbabnya (baju lebar) hingga menutup dada dan seluruh kepalanya, kecuali muka dan telapak tangan, tujuannya agar tidak diganggu. Dengan demikian mereka dikenal, maksudnya dikenal sebagai orang baik-baik yang tidak “geleman” (tidak mau diganggu atau diajak serong).

Baca juga :   Pengamat: Penempelan Bendera Tauhid di Rumah HRS Operasi Clandestine yang Gagal

Sekarang meskipun ada perempuan pakai jilbab, lalu mau diajak serong atau “geleman” maka bukan itu maksud dari ayat wajibnya jilbab. Jilbab juga bukan sebagai fashion, melainkan benar-benar sebagai baju taqwa. Bila belum sanggup berjilbab maka istighfarlah.