Beranda Berita #SaveTheirUmra Siap Berangkatkan Korban First Travel Umrah Gratis

#SaveTheirUmra Siap Berangkatkan Korban First Travel Umrah Gratis

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id- Tujuh orang yang menginisiasi gerakan kemanusiaan perusahaan travel perjalanan umrah, siap memberangkatkan umrah gratis kepada korban penipuan First Travel.

Mereka menamai gerakannya dengan sebutan. #SaveTheirUmra. Tujuh orang ini adalah Fuad Hasan Masyhur (Ketua Pembina), Asrul Azis Taba (anggota), Baluki Ahmad (anggota), Magnatis Chaidir (anggota), Ali M. Amin (Ketua Gerakan #SaveTheirUmra), Artha Hanif (anggota), Muharom Ahmad (Anggota).

Ketua Pembina #SaveTheirUmra, Fuad Hasan Masyhur mengatakan, para korban yang berlokasi jauh dari sekretariat dapat terlebih dahulu menghubungi call center #SaveTheirUmra untuk tanyakan kelengkapan syarat yang harus dipenuhi.

“Sebelum datang ke sekretariat, alangkah baiknya korban menghubungi kontak center kami dahulu, untuk tanyakan syarat dan ketentuan berlakunya, agar tidak bolak-balik,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Ahad.co.id, Ahad (29/12/2019).

Namun lanjut Fuad, ada beberapa persyaratakan yang harus dipenuhi agar korban First Travel dapat berangkat umrah gratis.

1. Usia Min.65 Tahun,
2. Ekonomi Tidak Mampu,
3. Domisili di Pedesaan sekitar Jabodetabek,
4. Sehat Fisik dan Jiwa,
5. Bukan Agen First Travel,
6. Belum Pernah Keluar Negeri,
7. Memahami manasik umrah dan bisa shalat,
8. Sudah melunasi paket umrah di First Travel (Bukan hanya DP), menunjukan bukti Kwitansi,
9. Dapat membaca Al Qur’an.

Baca juga :   Aktivis HAM Kecam Tindakan Israel Penjarakan Jurnalis Palestina

Mereka dapat langsung datang ke Sekretariat Gerakan Kemanusiaan #SaveTheirUmra di Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 45, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur.

Adapun jam operasional Sekretariat #SaveTheirUmra pada:
Hari: Senin s/d Jumat
Jam: 10.00 WIB s/d 14.00 WIB
Kontak Center, 0813 1569 8822 atau 0813 1569 8811.

Ia juga mengimbau bagi para korban First Travel yang ingin melapor, diminta dapat memahami dahulu peraturan yang telah diterapkan. (Hasbi)