Beranda Fashion Hijabers, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Membeli Helm

Hijabers, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Membeli Helm

BERBAGI
Ilustrasi

Jakarta, Ahad.co.id- Bukan cuma sekadar aturan, tapi memakai helm ketika mengendarai motor sudah menjadi keharusan. Karena helm dibuat untuk mengurangi potensi cidera jika kecelakaan terjadi.

Namun memakai helm jadi persoalan tersendiri bagi wanita yang menggunakan hijab. Seringkali para hijabers kesulitan menentukan helm yang sesuai untuk menemani perjalanan. Untuk itu perlu trik khusus ketika memilih helm.

1. Pilih Helm dengan Ukuran Lebih Besar

Para hijabers ini biasanya ada cepol di belakang kepala. Sehingga bentuk kepalanya tidak bulat, Dan sayangnya, hingga saat ini belum ada produsen helm yang mendesain helm khusus untuk para hijaber ini.

Untuk mengakali hal tersebut, sebaiknya para hijaber melakukan fitting ketika membeli helm. Kemudian dari hasil fitting tersebut, beli lah helm dengan ukuran di atasnya satu tingkat. Jika kepalanya cukup menggunakan helm berukuran M, maka bisa membeli ukuran L.

2. Ganti Busa Samping

Kemudian untuk mengatasi ukuran yang kebesaran di bagian samping, maka busa di bagian samping bisa diganti dengan ukuran sesuai. Bila jadi membeli ukuran L, maka bisa mengganti busa di bagian pipi dengan ukuran M.

Baca juga :   Muhammadiyah Aid Gelar Lokakarya Penanganan Pengungsi Rohingya

Bagian samping ini memang harus sesuai dengan ukuran, karena berfungsi menjaga kepala dari benturan, kalau dibiarkan ada ruang maka perlindungannya tidak maksimal. Mengganti busa juga tidak membutuhkan waktu lama, dan biayanya tak mahal.

3. Pastikan Punya Sirkulasi yang Baik

Tips terakhir, pastikan dulu helm yang akan dibawa pulang punya sirkulasi udara yang baik. Artinya vent yang tersedia bukan sekadar hiasan belaka. Perhatikan kalau vent punya lubang sampai lapisan EPS (Expanded Polystyrene/Styrofoam), sehingga dapat menyejukkan kepala.

Pilih helm yang lapisan styrofoam-nya bolong sehingga berfungsi sebagai lubang angin. Cara periksanya tiup saja dari vent atau pakai udara bertekanan, kalau ada udara keluar berarti sirkulasinya bagus.

Bagaimana, sekarang sudah siap berkendara dengan aman dan nyaman kan?

Hasbi Syauqi