Beranda Berita Sembilan Warga Sumbar Jadi Korban Kerusuhan Di Papua

Sembilan Warga Sumbar Jadi Korban Kerusuhan Di Papua

BERBAGI

Padang, Ahad.co.id- Warga sipil tewas pada demo di Wamena berjumlah 23 orang meninggal dunia. Sembilan diantaranya adalah perantau asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kerusuhan tersebut terjadi pada Senin (23/09/2019) di Wamena, Papua.

Menanggapi hal tersebut, wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan rasa duka yang mendalam dan bela sungkawa atas meninggalnya sembilan orang warga provinsi Sumbar dalam kerusuhan itu.

“Sebagian besar korban berasal dari Pesisir Selatan. Kita ikut berduka dan berharap warga Sumbar lain di Papua bisa tabah dan mencari tempat untuk menyelamatkan diri,” katanya di Padang, Selasa.

Ia menyebut berdasarkan komunikasi sementara dengan warga Sumbar di Wamena, perempuan dan anak-anak telah diungsikan ke Jayapura, sementara laki-laki masih bertahan di Wamena.

“Kalau memang jenazah bisa dipulangkan, Pemprov akan bantu transportasi dari bandara ke rumah duka,” lanjut Wagub.

Baca juga :   Wah, Ada Tentara Israel di Al Aqsha Awareness Week

Sembilan warga Sumbar yang menjadi korban meninggal di Wamena diantaranya, Syafriyanto (36), istrinya Putri (30) dan anaknya Rizky (4), Jefry Antoni (23), Hendra (20) Ibnu (8), Iwan (24), Nofriyanti (40), Yoga Nurdi Yakop (28).

Semua korban tercatat asal Pesisir Selatan dari kecamatan berbeda.

Pemprov Sumbar juga sudah menjalin komunikasi dengan Danrem 032 Wirabraja yang punya akses ke Korem 172/PWY jika ada kemungkinan pemulangan jenazah.

Sementara itu total jumlah korban yang tewas saat aksi demonstrasi berakhir anarkis di Wamena, Papua, tercatat 23 orang, sementara korban luka-luka sebanyak 77 orang.

“Ada 23 meninggal dunia untuk Wamena dan luka-luka 77 orang,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia Brigadir Jenderal PolisiDedi Prasetyo di Jakarta, Selasa.

Beny Aprius