Beranda Berita Pemerintah Diminta Tak Tambah Utang Lagi untuk Pindahkan Ibu Kota

Pemerintah Diminta Tak Tambah Utang Lagi untuk Pindahkan Ibu Kota

BERBAGI
Aboe Bakar Al Habsy. Foto: Istimewa

Jakarta, Ahad.co.id- Wakil Ketua Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy mengingatkan pemerintah besarnya anggaran yang diperlukan untuk pemindahan ibu kota negara.

Berdasarkan perhitungan Bappenas, pemindahan ibu kota memerlukan dana hingga Rp 466 triliun. Padahal lanjut dia, saat ini kondisi ekonomi sedang sulit. APBN saat ini defisit Rp 127 triliun.

“Tentunya kita tidak ingin menambah lagi utang, karena angkanya saat ini telah mencapai Rp 4.034 triliun,” kata dia seperti dikutip dari JPNN, Kamis (8/8/2019).

Karena itu, politikus yang karib disapa Habib Aboe itu meminta rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan itu dipikirkan dengan matang. Kajian pun harus dilakukan secara lengkap.

“Pemindahan ibu kota bukanlah ide sederhana. Jangan sampai kebijakan besar ini dipikirkan dengan serampangan, yang mengakibatkan lahirnya kebijakan setengah matang,” tegasnya.

Baca juga :   40 Ribu Jamaah Haji Indonesia Sudah Berada di Madinah

Selain itu, menurut anggota Komisi III DPR itu, sebenarnya rencana pemindahan ibu kota bukan ide baru. Sudah ada rencana dari pemerintah sebelumnya.

Karena itu, dia mengingatkan pemerintah agar lebih fokus memikirkan nasib rakyat dengan lebih fokus menangani persoalan kesejahteraan.

“Misalnya saja mengurangi pengangguran, memberikan jaminan ketersediaan pangan, harga pangan yang terjangkau ataupun memberikan jaminan kesehatan yang baik untuk masyarakat,” tukasnya.

Fadli Alief