Beranda Berita Muncul Mozaik Mirip Salib, LUIS Surati Terbuka Walikota Solo

Muncul Mozaik Mirip Salib, LUIS Surati Terbuka Walikota Solo

BERBAGI

Solo, Ahad.co.id – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengirim surat terbuka untuk Walikota Surakarta terkait dengan polemik renovasi jalan Sudirman, Solo.

Menurut LUIS, bahwa terdapat tugu Pemandengan, tugu sejarah digunakan Raja Keraton Surakarta sebagai wahana untuk memfokuskan pikiran dan segala sesuatu sebelum mengambil keputusan. Tugu Pemandengan ke selatan lurus tepat Sitihinggil, Keraton Surakarta.

“Tempat ini juga menjadi titik nol kilometer kota solo, tujuannya untuk meningkatkan pariwisata,” kata Humas LUIS, Endro Sudarsono, Solo, Senin (16/12/2018).

Endro melanjutkan nama jalan tersebut adalah jalan Jenderal Sudirman, tokoh Muhammadiyah, ahli perang gerilya dan pahlawan nasional

Namun, imbuhnya, dengan munculnya mozaik mirip Salib, berdampak warga mengeluhkan perubahan aspal menjadi paving, jalan terasa nggronjal, kurang nyaman.

“Beberapa Komunitas Muslim di Solo Raya mulai mempertanyakan kemiripan mozaik Salib di Tugu Pemandengan,” ujarnya.

Untuk itu, LUIS berharap jalan Jenderal Sudirman, nama seorang tokoh Muslim, tokoh perang gerilya tidak di nodai dengan mozaik yang mirip Salib

Baca juga :   Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP

“Renovasi dan kreasi yang mengarah pada peningkatan pariwisata tidaklah harus berpolemik dan menciptakan isu SARA yang akan berdampak pada kondusivitas dan kenyamanan kota Solo,” ungkap Endro.

LUIS juga meminta kepada Walikota Solo untuk bisa menyerap aspirasi warga, khususnya keluhan kenyamanan bertransportasi dan tetap menjaga perasaan umat beragama lainnya.

” Kami berharap Pemkot mengevaluasi dan mengganti mozaik mirip salib dengan motif lainnya yang sebisa mungkin tidak menimbulkan keresahan warga,”tandasnya.

Bilal