Beranda Headline ILUNI FKUI Gelar Khitanan Massal Dhuafa

ILUNI FKUI Gelar Khitanan Massal Dhuafa

BERBAGI

Dalam riset Wizwil, dari 88 anak yang terkena luka saluran kencing, 36% diantara mereka terkena bakteri patogen dalam darah. Tiga orang dari mereka mengeluh radang selaput, dua diantara mereka gagal ginjal. Dua diantara mereka meninggal dunia disebabkan menyebarnya mikroba patogen yang mematikan dalam tubuh.

“Di Amerika Serikat, prosentase anak yang terkena kanker penis bagi yang telah berkhitan adalah nol. Di negara yang tidak berkhitan seperti China, maka kanker penis mencapai 12 hingga 22 % dari keseluruhan kanker yang menimpa kalangan laki-laki. Ini prosentase yang tinggi sekali,” kata dr. Jack.

Kegiatan sunatan massal ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis FKUI. Selain sunatan massal, ILUNI FKUI juga mengadakan simposium dan sarasehan yang bertema kesehatan masyarakat seperti Program Nusantara Sehat dan Kemelut Keuangan BPJS.

Baca juga :   Ini Alasan Wisata Halal Jadi Sektor Penunjang Industri Halal

Ketua Dies Natalis FKUI dr. Ari Djatikusumo SpM (K) mengatakan, kegiatan sunatan massal gratis sudah berjalan rutin setiap tahun dan diharapkan akan berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jumlah pesertanya yang semakin bertambah.

“Kedepannya, saya harap pesertanya bisa lebih banyak lagi dengan melibatkan stakeholder lainnya,” kata dr. Ari.

dr. Jack menambahkan, mimpi besarnya dari ILUNI FKUI 1988 bahkan memiliki Rumah Sehat untuk masyarakat, dimana dirinya dimandatkan untuk menjadi penanggung jawab proyek tersebut.