Beranda Berita Wantim MUI: Penindasan Atas Uyghur Harus Dihentikan

Wantim MUI: Penindasan Atas Uyghur Harus Dihentikan

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Prof. Din Syamsuddin, mengecam keras penindasan atas Muslim Uygur di Provinsi Xinjiang, RRT.

Seperti diberitakan media massa internasional, Muslim Uygur di Provinsi Xinjiang mengalami penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjalankan ajaran agama.

Penindasan seperti itu, lanjut Din, merupakan pelanggaran nyata atas Hak Asasi Manusia, dan hukum internasional. Hak Asasi Manusia dan International Convenant on Social and Political Rights menegaskan adanya kebebasan beragama bagi segenap manusia.

“Maka Muslim Uygur yang merupakan mayoritas penduduk di Provinsi Xinjiang memiliki kebebasan menjalankan ajaran agamanya,” kata Din dalam keterangan resminya, Jakarta, (15/12/2018).

President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) itu meminta agar penindasan itu dihentikan. Din juga mendesak Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk menyelamatkan nasib Umat Islam Uygur dan bersikap tegas terhadap Rezim Tiongkok untk memberikan hak-hak sipil bagi mereka.

Baca juga :   Banyak Data Ganda, KPU Tetap Sahkan DPT Pemilu 2019

“Secara khusus, Dewan Pertimbangan MUI meminta Pemerintah Indonesia untuk menyalurkan sikap umat Islam Indonesia dengan bersikap keras dan tegas terhadap Pemerintah RRT dan membela nasib umat Islam di sana,”jelasnya.

Kepada umat Islam sedunia, Din juga mengimbau untuk menyalurkan tangan pertolongan bagi saudara-saudara Muslim lewat cara-cara yang memungkinkan.

Bilal