Beranda Berita Hadiri Silatnas Hidayatullah, Prabowo Minta Doa Ulama

Hadiri Silatnas Hidayatullah, Prabowo Minta Doa Ulama

BERBAGI

Balikpapan, Ahad.co.id – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto memenuhi undangan Silaturahmi Nasional keluarga besar ormas Islam, Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu 25, November 2018.

Dalam pidatonya, Prabowo kembali menegaskan bahwa kedatangannya ke Pondok Pesantren Hidayatullah kali ini hanya memenuhi undangan. Bukan ajang untuk berkampanye apalagi meminta dukungan.

“Saya Prabowo Subianto pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Hidayatullah yang telah mengundang saya untuk menghadiri atau menyapa silaturrahmi nasional Hidayatullah 1440 hijriah 2018,” ujar Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, sejak ditetapkan sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terdapat syarat-syarat yang harus ditaati. Salah satunya adalah mengenai ketentuan berkampanye.

“Jadi saya tidak akan bicara politik. Saya juga tidak memberi pidato lama-lama dan saya juga dimana-mana punya kebiasaan saya tidak minta dukungan sebagai calon presiden,” terangnya.

“Bagi saya Ustaz, kyai harus ada di atas semua golongan. Kemudian Kyai, ulama, ustaz adalah guru yang saya hormati, guru akan memilih keputusan yang terbaik pada saat yang terbaik untuk umatnya untuk bangsanya dan untuk negaranya. karena itu saya tidak minta dukungan,” sambung Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengaku tidak sungkan meminta doa dan restu kepada ulama dan tokoh agama yang ditemuinya dalam setiap kesempatan.

Baca juga :   Kuasa Hukum: HRS Diperiksa Polisi Saudi Bukan Karena Bendera Tauhid

“Sebagai manusia kalau datang ke Kyai, ulama tidak salah kalau minta doa untuk merestui niat saya, hajat saya, itikad saya yang ingin berbakti dan mengabdi kepada rakyat indonesia ingin berbuat yang terbaik untuk berkhidmat kepada rakyat ingin berbuat yang terbaik untuk negara bangsa yang saya cinta ini. Itu saja doa yang saya minta,” ungkapnya.

Dengan nada penuh kerendahan hati, Prabowo juga minta didoakan agar selalu dapat berbakti bangsa Indonesia. Dan siap tidak dipilih jika dianggap melenceng dari dasar negara dan tuntunan agama.

“Kalau saya tidak pantas, jangan lah saya didukung. mungkin itu juga untuk menyelamatkan saya. Tapi kalau dinilai saya dapat bermanfaat pada saatnya tentunya saya percaya saya akan didukung oleh para ulama dan kyai dan yang saya hormati,” pungkas Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan riuh ribuan keluarga besar Ormas Hidayatullah.

Bilal