Beranda Berita Wakil Ketua Dewan Pers Jadi Pembicara Tamu di Pelatihan OMOJ

Wakil Ketua Dewan Pers Jadi Pembicara Tamu di Pelatihan OMOJ

BERBAGI
Wakil ketua Dewan Pers, Ahmad Djauhar menjadi pembicara tamu dalam OMOJ angkatan ke-7 di Masjid Darussalam Kota Wisata. Foto: Forjim

Jakarta, Ahad.co.id- Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar, menjadi pembicara tamu dalam pelatihan One Masjid One Journalist (OMOJ) Angkatan ke-7 di Masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur, Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Forum Jurnalis Muslim (Forjim) dengan Yayasan Darussalam Kota Wisata.

Dalam kesempatan tersebut, Djauhar mengatakan kerja jurnalistik merupakan kerja mulia karena menyampaikan informasi berita kepada masyarakat. Karena itu, kata dia, wartawan harus memahami dan dibekali kode etik jurnalistik (KEJ).

Kode etik jurnalistik mengatur 11 pasal tentang ketentuan etika wartawan. Seluruh poin tersebut merupakan kesepakatan bersama lebih dari 50 asosiasi profesi jurnalis se-Indonesia. Maka itu, wartawan diwajibkan untuk mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW).

Baca juga :   Pembantaian Muslim Rohingya, Forjim: Kapan Dunia Islam Bertindak?

“Karena pasca reformasi berita-berita yang tidak jelas kebenarannya sangat berseliweran. Dan banyak sekali yang langsung percaya. Penyakit ini bukan hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya masyarakat harus berusaha mengambil dan menyebarkan informasi yang baik dan bermanfaat.

“Bekerja sebagai wartawan, tidak lepas dari kode etik jurnalistik. Nah, jika ada wartawan yang bermasalah dengan kode etik, maka kami yang akan memediasi dengan pihak terkait,” sambungnya.

Ia menjelaskan, Dewan Pers memiliki peran untuk melakukan mediasi antara media yang bersangkutan dengan pihak yang merasa dirugikan. Proses penyelesaian masalah tersebut dinamakan ajudikasi dan mediasi.