Beranda Berita Indonesia Dinobatkan Jadi Negara Paling Dermawan di Dunia

Indonesia Dinobatkan Jadi Negara Paling Dermawan di Dunia

BERBAGI
Relawan Rumah Zakat membagikan masker untuk korban erupsi Sinabung/Dok RZ

Jakarta, Ahad.co.id- Lembaga Amal asal Inggris, Charities Aid Foundation (CAF) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan penduduk paling dermawan di dunia.

Hal itu terungkap dalam laporan yang dikeluarkan CAF awal pekan ini. Dengan skor 59, Indonesia menjadi negara di urutan pertama, disusul Australia, Selandia Baru, Amerika, dan Irlandia.

Ada tiga aspek kebaikan yang diukur dalam laporan tersebut, yaitu “membantu orang yang tidak dikenal”, “memberi sumbangan”, dan “menjadi relawan”. Survei lapangan dilakukan oleh lembaga riset Gallup melibatkan kurang lebih 150.000 responden dari seluruh dunia.

Indonesia berada di peringkat atas didorong oleh faktor “memberi sumbangan” yang tinggi, yaitu 78 poin. Demikian tulis BBC, dikutip Senin (11/5/2018).

Selain itu, keterlibatan warga Indonesia dalam kegiatan kerelawanan juga termasuk unggul dibanding negara-negara lain. Dalam aspek “kerelawanan” Indonesia paling tinggi dengan skor 53% diikuti oleh Liberia dan Kenya.

Namun laporan tersebut mengatakan skor Indonesia tidak mengalami peningkatan signifikan dari tahun lalu. Indonesia yang berada di posisi nomor dua tahun lalu bisa naik peringkat karena mengalami penurunan drastis.

Baca juga :   Dewan Masjid Indonesia Berharap BAZNAS Bina Sinergi Antar LAZIS

“Setelah krisis Rohingya mencapai puncaknya pada 2017 lalu, sulit untuk tidak menyimpulkan bahwa krisis itu berkontribusi pada menurunnya keinginan dan kemampuan warga Myanmar untuk memberi,” tulis laporan tersebut.

Walau memberi gambaran umum soal tren kedermawanan global, indeks ini tidak bisa menjawab faktor apa yang menjadi pendorong kebaikan atau faktor penghalang yang harus diatasi untuk memperbaikinya.

Tren dunia memperlihatkan bahwa membantu orang tak dikenal adalah jenis kebaikan yang paling umum dilakukan. Negara-negara di Benua Oseania dan Afrika mencatat skor tinggi dalam aspek ini, sementara Eropa memiliki skor paling rendah.

Hasbi Syauqi