Beranda Berita Bogor Darurat Gay, Ulama Bentuk Forum Masyarakat Anti LGBT

Bogor Darurat Gay, Ulama Bentuk Forum Masyarakat Anti LGBT

BERBAGI
Ilustrasi

Bogor, Ahad.co.id- Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Bogor menggelar acara silaturahim para pimpinan ormas dan lembaga Islam se-Bogor Raya.

Para tokoh umat tersebut diantaranya dari Majelis Az Zikra, PERSIS, FPI, HASMI, ICMI, FMB, DDII, Salimah, BKsPPI, Wahdah Islamiyyah, Giga Indonesia, PPPA Darul Qur’an, Teman Hijrah, LDK, Dewan Pendidikan Kota Bogor, DKM Masjid di Bogor dan lainnya.

Pertemuan yang diadakan di aula Masjid Ijtihad Walidain Bogor itu untuk menyikapi masalah LGBT (lesbian gay biseks dan transgender) khususnya di Bogor.

Iwan Suryawan dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Bogor yang hadir dalam pertemuan tersebut menerangkan bahwa keberadaan LGBT di Bogor sudah cukup mengkhawatirkan. Dia mengungkapkan, jumlah gay yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Bogor per Desember 2017 saja itu sudah 2.495 orang, dan diantara mereka sudah positif HIV-AIDS.

Baca juga :   Kendati Gerimis, Massa Aksi 313 Tetap Lanjutkan Longmarch

“Dan penularan HIV nomor satu di Kota Bogor itu melalui kaum gay, jauh lebih banyak dari penularan melalui praktek prostitusi WTS,” ujar Iwan Suryawan dalam keterangannya Sabtu (20/10).

Dengan kondisi itulah, para pimpinan ormas Islam bersepakat untuk melakukan gerakan bersama untuk mencari solusi bagaimana mengatasi masalah LGBT ini.

Pada pertemuan tersebut, para tokoh umat juga menyepakati membentuk Forum Masyarakat Anti LGBT dengan koordinatornya Ustaz Abdul Halim dari Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kota Bogor.