Beranda Berita Akui Yerusalem Ibukota Israel, Australia Diprotes 13 Negara

Akui Yerusalem Ibukota Israel, Australia Diprotes 13 Negara

BERBAGI
Perdana Menteri Australia, Scott Morisson. Ist

Canberra, Ahad.co.id- Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morisson mengungkapkan rencananya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Tidak hanya itu, dia juga mewacanakan pemindahan Kedutaan Besar Australia di Tel Aviv ke Yerusalem.

“Kami mendukung solusi dua negara,” ujar pemimpin 50 tahun tersebut kepada Reuters, Selasa (16/10/2018).

Seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Morrison menganggap solusi dua negara tidak bertentangan dengan pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Dia mengatakan bahwa Israel dan Palestina sama-sama boleh menjadikan Yerusalem sebagai ibukota negara.

Israel beribukota di Yerusalem Barat dan Palestina beribukota di Yerusalem Timur. “Australia harus punya pikiran terbuka soal ini,” katanya.

Negara-negara Islam langsung merespon pernyataan Morisson. Sedikitnya 13 duta besar dari wilayah Timur Tengah melayangkan protes gabungan ke Canberra.

Baca juga :   Buka Mudzakarah Ulama Thariqah se Asia Tenggara, Begini Harapan Menteri Lukman

Sementara itu, bentrok pasukan Israel dan sipil Palestina di Beit Lahiya, Jalur Gaza, terus berlangsung. Kemarin puluhan warga Palestina terluka akibat gas air mata. Warga memprotes Israel yang meratakan kamp Bedouin.

Hasbi Syauqi