Beranda Berita Efek Kasus Ratna, Prabowo Diminta Evaluasi Ring Satunya

Efek Kasus Ratna, Prabowo Diminta Evaluasi Ring Satunya

BERBAGI
Ahmad Muzani dan Prabowo Subianto. Foto : Potretnews

Jakarta, Ahad.co.id- Kasus Ratna Sarumpaet seharusnya jadi pelajaran bagi Prabowo Subianto. Calon presiden nomor urut 02 itu dinilai perlu mengevaluasi orang-orang di sekitarnya.

“Banyak penguasa atau tokoh besar jatuh karena orang-orang dekatnya,” kata Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta M Rico Sinaga kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/10). Penguasa dimaksud di antaranya Ken Arok, Presiden Soeharto dan Presiden Soekarno.

Rico mengaku, sebagai sesama aktivis, ia sangat menyesalkan kebohongan yang dibuat Ratna. Meski demikian ia juga mengatakan, jika melihat rekam jejak Ratna di masa lalu, ia tidak terlalu heran jika Ratna bisa berbuat seperti.

“Dalam hal ini, saya juga melihat ada kesalahan fatal yang dilakukan Prabowo. Karena dia maupun tim pemenangannya tidak lebih dulu melakukan pengecekan apa yang dikatakan Ratna kepadanya, sehingga mereka semua kini terkelabui,” ujar Rico.

Baca juga :   Indonesia Dorong PBB Dengarkan Pernyataan Palestina Soal Perdamaian ala Trump

Ratna, lanjut aktivis senior di Jakarta ini, sebelum terjun menjadi aktivis HAM adalah pemain teater. “Jadi, soal berakting dan main drama, dia sangat jago,” cetus Rico.

Belajar dari kasus ini, Rico meminta Prabowo mulai melakukan screening terhadap orang-orang dekatnya, baik yang berada di Ring 1 maupun Ring 2.

Karena sudah bukan rahasia bahwa dalam sebuah persaingan atau kompetisi, apalagi dalam kontestasi politik, pihak lawan akan menyelundupkan orang-orangnya (infiltrasi) untuk melakukan pelemahan, bahkan pembusukan dari dalam.