Beranda Berita GP Ansor : Kegaduhan Jelang Pilpres 2019 Tidak Substantif

GP Ansor : Kegaduhan Jelang Pilpres 2019 Tidak Substantif

BERBAGI
Foto : Patromaks

Jakarta, Ahad.co.id- Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengadakan rakornas yang bertemakan dinamika jelang Pemilihan Presiden 2019. Rakornas yang digelar pada 3-5 Agustus 2018 lalu, dihadiri oleh seluruh perwakilan wilayah GP Ansor serta Banser di Indonesia.

Menurut Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Choli Qoumas, mayoritas peserta rakornas berpendapat, kontestasi pilres saat ini hanya memperlihatkan kegaduhan ketimbang melahirkan narasi besar.

Padahal, dalam pandangan Ansor yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah bagaimana para capres dan cawapres dapat mengeluarkan ide mengatasi persoalan bangsa yang multidimensi yang terjadi belakangan ini.

“Pilpres ini kegaduhannya luar biasa. Ada yang ribut mengusung #GantiPresiden2019, di lain pihak ramai juga #Jokowi2Periode. Tidak substantif. Tidak ada narasi besar yang dibangun dari para calon presiden, calon pemimpin nasional untuk 2019. Saya melihatnya miris,” tandas Gus Yaqut, sapaan akrabnya, seperti dilansir keterangan pers GP Ansor.

Gus Yaqut menjelaskan, peserta rakornas menilai, sosok capres atau pemimpin nasional kedepan mesti memiliki karakter yang kuat dalam mengatasi persoalan bangsa yang multidimensi.

Baca juga :   Aroma Pembebasan Al Aqsa dan Jam Tangan Rp 99 Juta untuk Palestina

“Persoalan bangsa saat ini sangat besar. Kita dihadapkan pada kasus korupsi yang masif, radikalisme dan terorisme, ancaman terhadap kebhinekaan, ekonomi, kemiskinan, tenaga kerja, dan lain-lain. Sebab itu, calon presiden/calon wakil presiden atau pemimpin nasional bangsa ini mendatang harus mampu menjawab semua tantangan tersebut,” ujarnya.

Di samping itu, Gus Yaqut meminta capres mendatang untuk mampu melahirkan gagasan besar, terutama terkait nasionalisme, bagaimana merekatkan etnisitas dan agama. Termasuk di dalamnya soal ekonomi dan penegakan hukum.

“Pemimpin nasional harus dapat memetakan masalah berikut solusinya atau mengeksekusi kebijakan tanpa keraguan demi kemaslahatan rakyat, bangsa dan negara,” tegas Gus Yaqut.

Kumparan | Ahmad Royyan