Beranda Berita Kontroversi Proposal Perdamaian Palestina-Israel ala Donald Trump

Kontroversi Proposal Perdamaian Palestina-Israel ala Donald Trump

BERBAGI
Foto : Veteranstoday

Washington DC, Ahad.co.id- Proposal perdamaian Palestina Donald Trump yang oleh menantunya Jared Kusher, penasihat khusus Timur Tengah, disebut telah sesuai laporan yang diupayakan bersama dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman—benar-benar terlihat seperti transaksi real estate. Tidak mengejutkan, mengingat bahwa Kushner yang berusia 36 tahun tersebut tidak memiliki pengalaman dalam diplomasi, namun memiliki banyak pengalaman dalam menyetir dan membuat kesepakatan dengan dunia usaha properti tingkat tinggi di New York.

Proposal perdamaian Palestina tersebut telah disebut sebagai “rencana suaka.” Yang melibatkan penyerahan 50 persen wilayah Tepi Barat Palestina kepada Israel. Kota-kota Palestina di Tepi Barat yang dikelilingi oleh proyek pemukiman Israel akan jatuh dibawah kontrol administratif Jordan. Dalam bagiannya, Mesir mungkin akan setuju untuk menyerahkan Sinai Utara kepada entitas Palestina baru yang berdekatan dengan Gaza. Ibu kota dari pengelompokan yang aneh tersebut akan menjadi kota Palestina di pinggiran kota Yerusalem, Abu Dis. Yerusalem kemudian akan menjadi ibu kota Israel secara penuh tanpa terpecah-pecah.

Baca juga :   Tak Lagi Pakai Daging Babi, Subway Singapura Ajukan Sertifikasi Halal

Hal ini tentu saja merupakan suatu kegilaan. Apa yang akan membuat rakyat Palestina berpikir mereka mau menyerahkan hak mereka di Tepi Barat untuk sebuah potongan wilayah dari mesir yang penuh dengan terorisme? Mengapa juga Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mau menyerahkan wilayahnya, setelah dia baru saja diserang dari berbagai pihak karena menyerahkan dua pulau kecil di Laut Merah kepada Arab Saudi?