Beranda Berita Belum Jelas Halalnya, Vaksin MR Tetap Dijalankan

Belum Jelas Halalnya, Vaksin MR Tetap Dijalankan

BERBAGI
Foto : Rumpibayi

Kepulauan Riau, Ahad.co.id- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghimbau untuk menunda dilakukannya penyuntikan vaksin campak (meales) dan rubella atau vaksin MR lantaran belum diketahui halal atau tidaknya.

Dihubungi secara terpisah, sekretaris Umum Pimpinan MUI Kepri Edi Safrani mengatakan pihaknya sampai saat ini belum mendapatkan keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat terkait vaksin Campak MR tersebut.

“Benar MUI Kepri mengeluarkan himbauan untuk tidak dilakukannya vaksim campak MR tersebut, karena sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan di LP POM MUI Pusat dan Fatwa Halalnya juga belum keluar,” jelas Edi.

Edi mengaku pihaknya juga sudah menyurati Dinas Kesehatan Kepri untuk menunda dilakukannya penyuntikan vaksin Campak MR, sampai ada keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat terhadap keberadaan vaksin tersebut.

Baca juga :   KAMMI : Pilpres Harus Adu Gagasan Bukan Dagelan Politik

“Kami hanya berharap agar masyarakat muslim tidak ikut serta dalam proses penyuntikan vaksin Campak MR, sampai adanya keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana mengaku tidak ada masalah terkait himbauan MUI Kepri, dan vaksin Campak MR tetap berjalan seperti yang sudah terjadwal.

“Tidak ada masalah, penyuntikan vaksin tetap dilaksanakan,” terang Tjetjep.

Tjetjep mengaku penyuntikan vaksin Campak MR ini merupakan program nasional yang berpedoman kepada UU kesehatan dan UU perlindungan anak.

“Kami juga berpedoman pada fatwa MUI tahun 2016 tentang imunisasi, untuk pencegahan penyakit. Makanya tetap kami jalankan,” jelasnya.