Beranda Berita Tak Jadi Cabut Laporan, Fahri Ingin Sohibul Iman Cepat Disidang

Tak Jadi Cabut Laporan, Fahri Ingin Sohibul Iman Cepat Disidang

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id- Wakil DPRI Fahri Hamzah menyambangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan atas laporannya terhadap Presiden PKS, Sohibul Iman yang sempat dicabut beberapa waktu lalu.

“Saya sendiri di BAP 3 kali sehingga ini BAP saya yang ke 4,” katanya di Mapolda Metro Jaya dikutip dari Okezone, Selasa (26/6/2018).

Fahri mengatakan pihaknya juga melakukan klarifikasi atas surat yang pernah dibuatnya untuk mencabut laporan tersebut.

“Saya sudah sampaikan bahwa hari ini saya datang memenuhi panggilan penyidik untuk mengklarifikasi surat yang saya buat memasuki bulan puasa yang lalu. Bahwa saya mencabut laporan saya yang telah saya buat dan telah dilakukan penyelidikan terhadap saudara Sohibul Iman, jadi enggak jadi dicabut, artinya apa kasus ini berjalan lagi seperti bagaimana biasa sebagai mana sebelum puasa yang lalu,” tegasnya.

Fahri berharap agar laporannya segera rampung, sehingga pihak kepolisian segera melimpahkan kepada Pengadilan Negeri untuk disidangkan.

“Mudah-mudahan segera masuk ke persidangan. Saya rasa itu garis besar keterangan saya pada penyidik pada penyidik di BAP,” ucapnya.

Saat ditanya alasan laporan pencemaran baik terhadapnya sempat dicabut. Fahri menuturkan laporannya dicabut dikarenakan memasuki bulan suci Ramadan.

“Waktu itu kan memasuki puasa, dan saya juga belum datang untuk di BAP ketika membuat laporan itu ya. apa namanya karena itulah kemudian saya membatalkan laporan memasuki bulan puasa,” ungkapnya.

Baca juga :   Raih Gelar Magister Ekonomi, Ustaz Yusuf Mansur Langsung Kejar Program Doktoral

Fahri juga mengaku, sejak Sohibul Iman dilaporkan hingga saat ini keduanya belum melakukan komunikasi. “Enggak ada (Komunikasi),” ucapnya.

Sementara itu, menurut kuasa hukum Fahri Hamzah, Mujahid A Latief mengatakan pembatalan pencabutan laporannya dilatarbelakangi atas tidak adanya respons yang baik dari Sohibul Iman.

“Begitu bang Fahri pas bulan puasa itu memiliki niat baik. Tapi tidak mendapat respon yang baik,” tutupnya.

Diketahui, laporan Fahri Hamzah terhadap Sohibul Iman tertuang dalam registrasi dalam nomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus per tanggal 8 Maret 2018.

Atas laporan itu, Sohibul terancam dikenakan Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 43 Ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 311 KUHP dan atau 310 KUHP.

Hasbi Syauqi