Beranda Berita Polisi Belum Mau Komentar Soal SP3 Kasus Chat Habib Rizieq

Polisi Belum Mau Komentar Soal SP3 Kasus Chat Habib Rizieq

BERBAGI
Habib Rizieq/Ist

Jakarta, Ahad.co.id- Mabes Polri masih irit bicara mengenai isu penerbitan surat perintah penghentian penyidikan atau SP3 perkara dugaan chat pornografi yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengaku belum mengetahui adanya penghentian penyidikan kasus tersebut. Sejauh ini, kata dia, SP3 kasus Habib Rizieq Shihab baru diterbitkan pada perkara penodaan lambang negara yang ditangani Polda Jawa Barat.

“Kalau yang di Bandung saya tahu. Untuk yang di sini (Polda Metro Jaya), saya tidak tahu,” kata Syafruddin saat dikonfirmasi wartawan di sela gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2018).

Pernyataan yang sama juga dilontarkan oleh Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto. Dia belum mau beri keterangan lebih mendalam kepada awak media. “Itu biar Pak Kadiv Humas saja ya,” tutur dia seperti dikutip dari Okezone.

Saat diminta keterangan, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto meminta awak media untuk mengonfirmasi kepada pihak Polda Metro Jaya. Mengingat, kasus itu sejak awal ditangani oleh Polda Metro.

Baca juga :   Melaporkan Kaesang, Hidayat Malah Dipanggil Polisi Sebagai Tersangka

“Saya belum tahu. Nanti Polda Metro Jaya itu. Nanti tanya Pak Kabareskrim,” kata Setyo yang juga ditemui di Lapangan Monas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga mengelak untuk memberikan keterangan. Argo malah meminta kepada wartawan untuk mengonfirmasi kepada pejabat yang ada di Mabes Polri.

Menurutnya, informasi SP3 ini sudah disepakati untuk disampaikan melalui satu pintu. “Itu biar Mabes saja. Biar satu pintu,” ujar Argo.

Sebelumnya kuasa hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan pihaknya sudah mengetahui terbitnya SP3 sejak bulan Februari lalu.

“Ya kita minta polisi segera umumkan kita sudah tunggu lama dari februari agar polisi beri kepastiaan hukum,” katanya.

Hasbi Syauqi