Beranda Gaya Hidup Menyaksikan Perkembangan Islam di Thailand

Menyaksikan Perkembangan Islam di Thailand

BERBAGI
Masjid Darul Ibadah di Pattaya, Thailand. Foto: Heny

Ahad.co.id– Thailand, negeri “Gajah Putih” yang berbatasan langsung dengan Burma, Laos dan Cambodia ini mempunyai sejarah menarik tentang perkembangan lslam. Nama Thailand sendiri berasal dari dua kata, Thai “bebas” dan Land “tanah”, jadi arti Thailand adalah tanah atau negeri yang bebas.

Sebelum tahun 1939, negara Thailand dikenal sebagai Siam, sampai saat ini nama Siam masih digunakan di kalangan orang Thai, terutama kaum minoritas Tionghoa. Thailand juga sering disebut Negeri Gajah Putih, karena gajah putih merupakan binatang yang dianggap keramat oleh penduduk.

Nama lain dari Thailand adalah Muang Thai, yang berarti Negara bebas atau Negara yang tidak pernah dijajah oleh bangsa lain. Thailand adalah negara netral, karena itu juga sering disebut butter staat, artinya “negara penyangga” atau “negara pemisah”. Thailand memisahkan Myanmar (bekas koloni Inggris) di sebelah barat dengan Laos dan Vietnam (bekas jajahan Perancis) di sebelah timur.

Saat ini populasi umat lslam di negeri gajah putih berjumlah 10 %. Umumnya populasi lslam lebih banyak di Thailand Selatan, seperti: Pattani, Yala, Narathiwat, Satun dan Songkhla. Serta di beberapa kota seperti Bangkok dan Pattaya. Islam merupakan agama mayoritas ke dua setelah Budha.

Kerajaan cukup mendukung kehidupan Islam dan para penduduknya. Tanggungjawab urusan mengenai agama Islam di Thailand diemban oleh seorang mufti yang mendapat gelar Syaikhul Islam (Chularajmontree). Mufti ini berada di bawah kementerian dalam negeri dan juga kementerian pendidikan dan bertanggungjawab kepada raja. Mufti bertugas untuk mengatur kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan muslim, seperti penentuan awal dan akhir bulan hijriyah.

Baca juga :   Ini Langkah DDII Hadapi Kemungkinan Bangkitnya PKI
Kredit foto: Heny Dragon Lady

Islam Sunni bermazhab Syafi’i pertama kali datang di Pattani pada abad 12 masehi. Seiring berjalannya waktu lslam terus berkembang di negeri Gajah Putih ini.

Bukti perkembangan lslam dan dukungan pemerintah bisa kita lihat dengan adanya sertifikat halal untuk restoran dan hotel, juga adanya masjid – masjid terutama di tempat yang banyak Muslimnya, serta ketersedian musala di beberapa pusat perbelanjaan.

Selain itu juga terdapat beberapa restoran halal bersertifikat, seperti: Sophia dan al Hilal di Bangkok. Restoran ini menyediakan musala dan perlengkapan shalat.

Hotel bersertifikat halal di Bankok seperti: al Meroz dan Nouvo City. A-One Hotel di Pattaya. Hotel ini menyediakan al Qur’an dan tanda qiblat di setiap kamar serta musala dan perlengkapan shalat.

Ada beberapa masjid yang terkenal, antara lain Masjid Chakraphong dan Masjid UI Khoirot Asiatigue Bangkok. Masjid Darul lbadah di Pattaya. Kita dapat menemunkan banyak makanan halal dijual di sekitar masjid.

Yang menakjubkan, musala dan kelengkapan shalat juga tersedia di pusat perbelanjaan, seperti ShowDC di Bangkok. Tempat belanja di Pattaya juga menyediakan musala dan perlengkapan shalat, seperti: SK Honey Bee, Erawadee Herbal dan Bowtip Dried Food

*Kiriman Heny Dragon Lady, Muslimah Traveller