Beranda Berita Di Berlin, Guru Tak Boleh Kenakan Jilbab Saat Mengajar

Di Berlin, Guru Tak Boleh Kenakan Jilbab Saat Mengajar

BERBAGI
Ilustrasi

Berlin, Ahad.co.id- Pengadilan tenaga kerja di Kota Berlin, Jerman menolak gugatan seorang guru sekolah dasar yang meminta diizinkan memakai jilbab saat mengajar.

Menurut guru itu, UU Netralitas yang melarang penggunaan pakaian dan simbol-simbol keagamaan oleh pegawai negeri di Berlin merupakan diskriminasi.

’’UU Netralitas lebih kuat daripada hak kebebasan berekspresi dalam beragama,’’ ujar hakim Arne Boyer, Rabu (9/5/2018).

Sejak 2015 Jerman memiliki UU yang melarang pegawai negeri menutup wajahnya. Di antaranya, memakai niqab dan burqa bagi muslim. Larangan itu tidak berlaku untuk alasan kesehatan dan keamanan. Misalnya, masker yang dipakai pemadam kebakaran.

Baca juga :   Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP

Sebenarnya tidak ada larangan bagi pegawai negeri untuk memakai jilbab. Meski begitu, beberapa negara bagian dan kota mengadopsi aturan itu dengan lebih ekstrem. Salah satunya, Berlin.

Hasbi Syauqi