Beranda Berita Perkara Sukmawati Tak Dapat Diselesaikan dengan Restorative Justice

Perkara Sukmawati Tak Dapat Diselesaikan dengan Restorative Justice

BERBAGI

Jakarta, Ahad.co.id- Ketua Umum Ikatan Advokat Muslim Indonesia, Abdullah Alkatiri menegaskan pendekatan Restorative Justice dalam perkara  dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri tidak dapat dilakukan.

Restorative justice, lanjutnya, merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada rekonsiliasi atau perdamaian antara pelaku tindak pidana dengan korban di luar penyelesaian secara hukum.

Hal tersebut menurut Alkatiri bisa saja dilaksanakan, jika obyeknya adalah manusia atau masyarakat tertentu, dan perbuatannya juga merupakan delik aduan.

“Sedangkan perkara yang dihadapi oleh Sukmawati adalah selain delik umum atau formal, juga bukan delik aduan. Obyek perkaranya bukan manusia, melainkan suatu keyakinan atau agama,” jelasnya.

Baca juga :   Mindanao Diterjang Topan, Semua Habis Kecuali Masjid

Hasbi Syauqi