Beranda Berita IKAMI: Permintaan Maaf Sukmawati Tak Hapuskan Unsur Pidana

IKAMI: Permintaan Maaf Sukmawati Tak Hapuskan Unsur Pidana

BERBAGI
Sukmawati

Jakarta, Ahad.co.id- Sekretaris Jenderal Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Djudju Purwantoro mengatakan, permintaan maaf Sukmawati Soekarnoputri tak dapat menghapuskan unsur pidana.

“Karena delik pasal 156a tentang penodaan agama adalah delik biasa (formal), tidak mewajibkan menunggu adanya laporan-laporan masyarakat, sehingga Polisi harus langsung bertindak (penyelidikan), dan kasus tersebut harus terus dilakukan proses hukum (due process of law) tanpa diskriminasi,” katanya di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Lebih lanjut dia menjelaskan, puisi yg dibacakan Sukmawati patut diduga adanya unsur perbuatan melawan hukum, terutama seperti yang tercantum dalam Pasal 156a huruf a KUHP tentang Penodaan Agama.

“Apa yang disampaikan oleh Sukmawati dalam Puisi tersebut telah mengandung unsur penodaan terhadap agama Islam, dengan cara mendalilkan secara tidak patut dan tidak benar, yakni tentang ‘syariat Islam’, kata ‘cadar’ dan ‘adzan’,” ungkapnya.

Baca juga :   Saudi Menolak Disebut Blokade Qatar

Seperti diberitakan sebelumnya, siang tadi ratusan ribu umat Islam menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bareskrim di bilangan Gambir Jakarta Pusat.

Mereka menuntut Polisi untuk segera menahan Sukmawati karena dianggap menistakan syariat Islam lewat puisinya yang berjudul “Ibu Indonesia”.

Hasbi Syauqi