Beranda Berita Ini Pernyataan Sikap Pengurus Baru GNPF Ulama

Ini Pernyataan Sikap Pengurus Baru GNPF Ulama

BERBAGI
Konferensi pers pengurus baru GNPF Ulama di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/3). Foto: Istimewa

Jakarta, Ahad.co.id- Usai mengumkan susunan pengurus baru, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) mengeluarkan pernyataan sikap. GNPF Ulama menyoroti mulai penyerangan yang marak terjadi kepada ulama, hingga soal Pilkada serentak.

Berikut lima pernyataan sikap GNPF-Ulama:

1. GNPF-Ulama memandang perlu untuk mengawal fatwa ulama secara umum, sehingga nama GNPF MUI berubah menjadi GNPF-Ulama dan bertekad akan tetap istiqomah mengawal fatwa ulama.

2. Untuk mengefektifkan manajemen organisasi, GNPF Ulama menjadikan kepemimpinan GNPF-Ulama bersifat kolektif kolegial dan secara bergilir melakukan rotasi dan reposisi tanpa ada pengurangan jumlah anggota pimpinan GNPF-Ulama, dan malah akan melakukan penambahan jumlah keanggotaan kepemimpinan GNPF-Ulama.

3 GNPF-Ulama juga melihat situasi beberapa bulan terakhir ini, dengan banyaknya ulama dan ustaz yang diserang oleh sekelompok “orang gila”, menyerukan agar seluruh laskar Islam bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan serta secara konkret mendampingi para ulama dan ustaz agar terhindar dari serangan fisik. Selain itu, juga GNPF Ulama menyerukan kepada Laskar Islam untuk menangkap dan menggali informasi dari para penyerang tersebut untuk mendapatkan kejelasan motif dan kelompok jahat dibalik skenario ini.

Baca juga :   PA 212 : Elektabilitas AHY Tak Bisa Bantu Pemenangan Prabowo

4 GNPF-Ulama mendesak kepada aparat penegak hukum untuk segera bertindak melindungi ulama dan ustaz dengan cara membongkar jaringan sindikat penyerang serta melakukan proses hukum dan memberikan penjagaan kepada Ulama dan Ustaz.

5. Terkait dengan tahun politik 2018, GNPF-Ulama menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk terus menerus melakukan konsolidasi dalam rangka mengamalkan Al-Maidah 51, secara umum demi menjaga Islam dari serangan musuh-musuh Islam.

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Martak terpilih menggantikan Ustaz Bachtiar Nasir sebagai ketua umum GNPF Ulama, sedangkan Ustaz Muhammad al Khathath menjadi sekretaris jenderal menggantikan Munarman.

DANIEL AMRULLAH