Beranda Hikmah Jomblo Sampai Sah

Jomblo Sampai Sah

BERBAGI
ilustrasi/net

Oleh Fatkhur Rochman

“Bu, aku mau nikah,” pinta Arman anak Bu Fatimah.
“Kamu, sudah siap?” tanya Bu Fatimah.
“Sudah, aku udah lulus dan udah kerja pula” jawab Arman.
“Ok, sudah ada calon belum?”, kata Bu Fatimah.

Arman hanya diam ketika ditanya calon. Maklum dia jomblo sejak dari akil baligh. Lelaki yang punya prinsip tidak pacaran tapi langsung nikah ketika sudah mampu. Dia hanya minta restu pada orang tua untuk menikah. Berharap ibunya mencarikan jodoh untuknya.

Jomblo memang sekarang sering jadi bahan bully. Kadang online maupun offline. Dari orang terkenal sampai orang biasa sering membicarakan jomblo. Ada dua tipe jomblo. Pertama karena keadaan. Kedua karena prinsip. Tapi nasibnya sama-sama jomblo.

Walikota Bandung Bapak Ridwan Kamil memberi perhatian khusus bagi para jomblo. Orang Bandung biasa kenal dengan kang Emil. Beliau membuat taman yang diberi nama taman jomblo. Unik memang jomblo dikasih ruang khusus sampai dibuatkan taman. Status di medos pun kang Emil sering nyentil masalah jomblo.

Bagi para jomblo yang berprinsip. Peganglah prinsip dengan baik. Selalu ingat slogan jomblo sampai sah. Jangan takut dengan status jomblo. Pantaskan diri untuk dapat jodoh yang baik. Orang yang akan dapat orang baik.

Ingat bahwa mencari jodoh ada 4 kriteria. Pertama, karena nasab (Keturunan). Kedua, karena paras atau kecantikan. Ketiga, karena kekayaan. Keempat, karena agamanya. Tapi dari keempat itu yang paling penting adalah agamanya. Kadang semua orang masih binggung karena ingin semua syarat tadi. Padahal sudah jelas titik tekan dari 4 syarat tadi adalah agamanya. Kalau lihat realita pasti ada 2 atau tiga syarat dari yang ada.

Baca juga :   Solusi Macet Versi Ilahi

Mudah dalam menentukan jodoh bagi para jomblo. Ingat bahwa istri adalah ibu bagi anak-anaknya. Lihat calon dengan seksama bagaimana kelak menjadi ibu. Sekolah pertama bagi anak-anaknya. Orang yang menjadi pelindung, perawat dan pendidik bagi keturunannya kelak. Manajer pelaksana program peradaban keluarga. Penyeimbang dalam perahu besar peradaban.

Selain itu nilai amanah dan ketentraman juga penting. Pilihlah calon istri yang amanah ketika suami tak di rumah. Amanah terhadap diri, anak-anak, harta juga keluarganya. Tak khianat dengan amanah itu. Suami tenang ketika meninggalkan untuk mencari nafkah. Ketentraman ketika di rumah. Sejuk ketika melihat istri dari waktu ke waktu. Tak bosan malah tambah sayang. Ketentraman keluarga terbangun dengan baik akhirnya rumah bagai surga.

Lelaki yang paham akan syarat-syarat istri yang baik, pasti akan memantaskan diri juga. Jangan berharap dapat istri yang baik kalau lelaki itu masih belum baik. Perbaiki diri, perbanyak kebaikan dan ibadah. Jadilah jomblo sampai sah.