Beranda Berita KH Cholil Nafis: Jangan Politisasi Gerakan 212

KH Cholil Nafis: Jangan Politisasi Gerakan 212

BERBAGI
Sumber gambar: pikiranumat.com

Jakarta, AHAD.CO.ID- Ketua komisi dakwah MUI Pusat, KH Cholil Nafis meminta agar Gerakan 212 jangan menjadi alat politis untuk meraih kekuasaan.

“Mari jadikan semangat itu sebagai semangat kesatuan untuk pemberdayaan ekonomi dan peningkatan sumberdaya umat,” katanya di Jakarta, Ahad (4/3/2018).

Lebih lanjut, dia mengapresiasi semangat umat yang saat itu tersinggung dengan penistaaan agama (al-Qur’an). Umat secara spontan bergerak unjuk rasa sehingga dikenal dengan gerakan demo 212.

“Itu bukan rekayasa, bukan kekuatan figur dan bukan kelompok tertentu, tapi itu gerakan umat,” tegasnya.

Kendati demikian, menurutnya masalah penistaan agama sudah selesai karena pengadilan sudah memutusnya mekipun kini ada proses hukum peninjauan kembali (PK).

“Karena itu baiknya kita rajut kembali persatuan anak bangsa demi NKRI,” ajak pengasuh Pesantren Cendekia Amanah itu.

Karena itu dia meminta demo 212 tak perlu diperpanjang, apalagi menjadi kelompok politik yang mendukung salah satu calon di Pilkada atau Pilpres.

Baca juga :   Penjahat Perang Bosnia, Ratco Mladic Dituntut Seumur Hidup

“Karena saya yakin orang-orang yang hadir di 212 sebagian besar karena terpanggil oleh “al Qur’an” dan semangat kerukunan beragama,” ujarnya.

Untuk itu dia mengajak untuk menyatukan umat dengan gerakan pemberdayaan agar semangat solidaritas antara anak bangsa tumbuh subur.

“Mari rajut kembali persatuan anak bangsa dan jadikan pilkada sebagai ajang kompetisi utk mengabdi dan memajukan negeri. Bersatu kita teguh,” katanya.

DANIEL AMRULLAH