Beranda Berita PHRI NTB: Wisata Halal Bantu Genjot Perekonomian NTB

PHRI NTB: Wisata Halal Bantu Genjot Perekonomian NTB

BERBAGI

Mataram, AHAD.CO.ID- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyakini wisata halal yang diterapkan pemerintah NTB berdampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat.

Ketua BPD PHRI NTB Haji Lalu Abdul Hadi Faisal menjelaskan, keyakinan itu muncul karena wisata halal bersanding tanpa gejolak dengan pariwisata konvensional.

“Ada dua hal penting bersandingnya pariwisata koneven dan halal itu begitu mesra. Ini semua sentuhan indah dan terukur. Kalau di Aceh ada aturan syariah wajar karena daerah khusus. Kalau daerah selain Aceh itu bisa melakukan seperti Aceh ya di NTB,” kata dia di Mataram, NTB, Rabu (21/2/2018).

Ia katakan, sebagai pengusaha pihaknya mendukung penuh adanya proyek wisata halal. Rata-rata hampir seluruhnya hotel dan restoran di NTB menyiapkan makanan halal.

Menurutnya wisata halal yang dimaksud, tiap hotel menyediakan masjid untuk ibadah dan makanan halal. Tiap kamar menyediakan petunjuk arah qiblat dan dapat meminta perlengkapan sholat.

Selanjutnya, ia katakan tingkat okupansi atau hunian hotel kisaran 70 -90 persen di seluruh hotel di NTB. Padahal tetangga pulau sebelah Bali terdampak letusan Gunung Agung, NTB tetap tumbuh okupansinya.

Baca juga :   Gelar Peringatan Maulid, DRP Ajak Umat Teladani Sifat Penyayang Rasulullah

“10 tahun ini luar biasa, berkat sentuhan tangan dingin Pak Gubernur (TGB Zainul Majdi) parisiwata halal berkembang, banyak sekali even nasional dan internasional di Lombok,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, mayoritas wisatawan mancanegara yang datang ke Lombok adalah warga negara Malaysia dan beberapa negara Timur Tengah.

“Kalau dulu pasar tradisonal wisata di sini itu dari Australia, sekarang agak bergeser, banyak yang datang dari Malaysia dan beberapa negara Arab, wisatawan muslim mancanegara merasa nyaman saat berada di sini,” katanya.

Kendati demikian, dia tak menampik bahwa masih diperlukan banyak penyempurnaan dalam melaksanakan konsep wisata halal.

“Sekarang ini seperti sedang membangun pondasinya, insya Allah akan terus ada banyak perbaikan agar wisata halal di Lombok dapat semakin berkembang,” pungkasnya.

DANIEL AMRULLAH