Beranda Berita Forjim Tolak Stigmatisasi Anti Pancasila kepada Umat Islam

Forjim Tolak Stigmatisasi Anti Pancasila kepada Umat Islam

BERBAGI
Dialog Nasional Jurnalis Muslim yang menghadirkan Ahmad Djauhar (Wakil Ketua Dewan Pers), HM Zaenal Muttaqin (Eks Pemred Majalah Sabili), dan Ahmad Husein (Eks Wartawan GATRA/IFRC)/FORJIM

Jakarta, AHAD.CO.ID- Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-1. Dalam acara Munas ini, Forjim mengeluarkan beberapa rekomendasi, antara lain hitungan upah layak jurnalis (muslim) untuk pemula adalah Rp 6,9 juta.

Selain itu, terkait tindakan kriminalisasi terhadap Ulama dan tokoh Islam, Forjim mengecam dan menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap tokoh dan ulama.

“Forjim juga menolak stigmatisasi anti-NKRI, anti-Pancasila, dan anti-Kebhinekaan yang disematkan kepada umat Islam dan tokoh-tokoh Islam,” kata Ketua Umum Forjim terpilih, Dudy S Takdir.

Sedangkan terkait pemblokiran media Islam, Forjim menolak setiap bentuk pemberedelan terhadap media Islam, termasuk pemblokiran yang dilakukan berdasarkan subyektifitas penguasa.

“Karena kebebasan pers dilindungi oleh undang-undang,” tegasnya.

Selain itu, Forjim juga mengupayakan terciptanya sinergi yang baik antara lembaga filantropi, ormas Islam, pendidikan Islam, keuangan syariah, industri dan wisata halal dengan jurnalis Muslim dan media-media Islam.

Dalam persoalan kepemimpinan, Forjim menyerukan kepada umat Islam agar merebut kepemimpinan dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Baca juga :   Persekutuan Gereja Tolak Pembangunan Menara Masjid di Jayapura

“Kepada umat Islam agar senantiasa berpegang teguh pada Al Maidah ayat 51 tentang larangan memilih pemimpin kafir,” kata Dudy.

Munas ke-1 FORJIM Indonesia mengambil tema “Mengukuhkan Jurnalis Muslim sebagai Agen Perubahan”, acara itu digelar di Gedung PKK DKI Jakarta, Kebagusan, Pasar Minggu, pada Jumat-Sabtu (5-6/1/2017). Dalam kesempatan terebut, Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam memberikan keynote speech.

Acara diawali Dialog Nasional Jurnalis Muslim yang menghadirkan Ahmad Djauhar (Wakil Ketua Dewan Pers), HM Zaenal Muttaqin (Eks Pemred Majalah Sabili), dan Ahmad Husein (Eks Wartawan GATRA/IFRC).

BENY APRIUS