Beranda Berita Calon Panglima TNI Diminta Komitmen Bolehkan TNI Wanita Berhijab

Calon Panglima TNI Diminta Komitmen Bolehkan TNI Wanita Berhijab

BERBAGI
Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution/Ist

Jakarta, AHAD.CO.ID- Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Dr. Maneger Nasution memberikan beberapa catatan untuk calon tunggal Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Selain berharap calon baru Panglima TNI memenuhi persyaratan integritas, profesionalitas, dan harus clear dan clean soal hak asasi manusia (HAM), dia juga meminta Marsekal Hadi berkomitmen memenuhi hak-hak konstitusional anggotanya sendiri, seperti TNI wanita yang ingin berhijab. 

“Calon Panglima TNI itu ada baiknya menyampaikan secara transaparan ke publik tentang komitmennya tersebut dengan cara menerbitkan Peraturan Panglima TNI tentang bolehnya TNI wanita yang ingin berhijab,” katanya di Jakarta, Rabu (6/12).

Lebih lanjut dia menjelaskan, calon Panglima TNI harus memiliki wawasan yang memadai tentang lingkungan strategis dan geopolitik baik global, regional, dan nasional. Berkomitmen memajukan dan menegakkan HAM di lingkungan TNI khususnya. Serta berkomitmen melanjutkan dan menyempurnakan reformasi internal TNI.

“Yang paling penting dapat memastikan dan menjaga independensi TNI sebagai alat pertahanan negara, bukan alat kekuasaan. Apalagi tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik,” katanya.

Baca juga :   Pembantaian Etnis Rohingya, PULDAPII Minta Jokowi Tindak Tegas Myanmar

Menurutnya Marsekal Hadi harus dapat meningkatkan disiplin TNI sehingga tidak terulang lagi peristiwa-peristiwa masa lalu yang sejatinya tidak perlu terjadi seperti adanya kasus penyerangan Lapas Cebongan, perkelahian antaranggota TNI dengan Polri, bahkan pertempuran sesama TNI sendiri, dan lain-lain.

“Panglima TNI harus mampu meningkatkan integritas dan profesionalitas prajurit. Meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya, serta meneruskan reorganisasi TNI melalui program Minimum Essensial Force,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memilih Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada Maret 2018. Nama Hadi juga sudah diserahkan kepada DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan.

DUDY S.TAKDIR