Beranda Berita HMI: Ketimbang Mangkrak, Pulau Reklamasi Dipakai untuk Rakyat Saja

HMI: Ketimbang Mangkrak, Pulau Reklamasi Dipakai untuk Rakyat Saja

BERBAGI
Plang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Pulau G/Ist

Jakarta, AHAD.CO.ID- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno menghentikan megaproyek reklamasi di Teluk Jakarta. Kebijakan menghentikan reklamasi dinilai sudah tepat.

Ketua HMI cabang Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, Adim Rajak mengatakan, pengurukan laut di Teluk Jakarta merusak lingkungan dan ekosistem. Nelayan menjadi korban megaproyek reklamasi karena semakin sulit mencari nafkah.

“Kebijakan untuk menghentikan reklamasi sudah tepat dan patut didukung. Ekosistem dan lingkungan rusak parah serta nelayan menjadi korban,” kata Adim dalam keterangan tertulis yang diterima AHAD.CO.ID, Senin (27/11).

Untuk pulau reklamasi yang sudah dibangun, HMI menyarankan Pemprov DKI Jakarta menyerahkan kepada warga ibu kota. Pulau C dan D dikelola oleh warga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekitar.

Adim mencontohkan salah satunya program rumah DP 0 Rupiah dibangun di atas Pulau C dan D. Sehingga pulau buatan tersebut tidak terbengkalai atau mangkrak. “Akan lebih berguna Pulau C dan D diperuntukan bagi masyarakat dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar, dari pada mangkrak,” ujarnya.

Baca juga :   Komite III DPD RI Apresiasi UIN Jogja Cabut Larangan Bercadar

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Reza Hariadi berharap masalah reklamasi ini diselesaikan. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut-larut akan membawa dampak negatif yang luas, mulai dari lingkungan, ekonomi, sosial, dan sebagainya.

“Pusat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menuntaskan persoalan reklamasi. Jangan menerapkan kebijakan sepihak melalui Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, lantas mengabaikan kebijakan oleh pemimpin daerah,” kata Reza.

FADLI ALIEF | DANIEL AMRULLAH