Beranda Gaya Hidup Tak Dapat Visa, Discovery Pasundan di London Terancam Gagal

Tak Dapat Visa, Discovery Pasundan di London Terancam Gagal

BERBAGI
Ist

Jakarta, AHAD.CO.ID- Sembilan pemain inti Arumba Paguyuban Pasundan tidak bisa berangkat ke Inggris karena gagal mendapatkan visa. Padahal Ahad (26/11) Paguyuban Pasundan harus menampilkan beragam seni budaya Sunda di Great Hall Imperial College, London dalam acara ‘Discovery Pasundan 2017’.

Pada Rabu lalu (23/11), 29 tim Paguyuban Pasundan siap berangkat di Bandara Internasional Sukarno Hatta, tapi hanya 20 saja yang bisa menaiki pesawat. Sisanya tertahan karena visa mereka belum turun walaupun sudah menggunakan pengajuan visa jalur prioritas.

“Kami kecewa karena seharusnya visa prioritas itu diselesaikan dalam waktu 3-5 hari setelah wawancara. Tapi, sampai hari ketujuh, tetap belum ada kejelasan diterima atau ditolaknya,” jelas Irma Rachmawati, salah satu pengurus Paguyuban Pasundan.

Pemain Paguyuban Pasundan sudah dibekali dengan ‘calling visa’ dari Kedubes Indonesia untuk Inggris karena keberangkatan mereka ke Inggris adalah bagian dari tugas negara untuk mengenalkan budaya tradisional Indonesia pada dunia. Sampai saat ini, nasib sembilan anggota tim Paguyuban Pasundan masih belum ketahuan.

Baca juga :   26 Mei Kemenag Gelar Sidang Itsbat Awal Ramadhan 1438 H

Demi menyelamatkan pagelaran seni yang telah diumumkan pada publik ini, Paguyuban Pasundan kemudian berkolaborasi dengan London Angklung Ensemble (LEA). Latihan ‘Discovery Pasundan 2017’ diadakan pada Sabtu (25/11) di Kedubes Indonesia, London. Kolaborasi ini sangat mendadak untuk ukuran pertunjukan seni.

Lani Mulani, salah satu pemain LEA bersedia datang seharian untuk berlatih bersama tim Paguyuban Pasundan karena dia merasa kasihan dengan Paguyuban Pasundan. “Begitu mendengar kejadiannya dan diminta membantu, saya segera menyiapkan diri,” jelasnya. Lani memainkan gambang, menggantikan pemain Paguyuban Pasundan. Bersama lima anggota LEA lainnya, Lani menggenapkan grup Arumba ini.

DUDY S.TAKDIR