Beranda Berita Buni Yani Daftarkan Berkas Banding

Buni Yani Daftarkan Berkas Banding

BERBAGI

Bandung, AHAD.CO.ID- Buni Yani resmi mengajukan banding atas vonis 1,6 tahun yang dijatuhkan majelis hakim kepada dirinya. Ditemani pengacaranya, Buni mendaftarkan pengajuan banding di Pengadilan Negeri Bandung.

Upaya hukum tersebut ditempuh Buni setelah divonis bersalah melanggar UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) oleh majelis hakim.

“Saya menjadi korban kriminalisasi. Karena itu saya menempuh jalur ini (banding-red) untuk mencari keadilan,” kata dia kepada awak media usai mendaftarkan berkas bandingnya, Senin (20/11).

Lebih lanjut menurutnya, dia tidak bersalah. Ia merasa menjadi korban kriminalisasi penegak hukum mulai dari polisi, jaksa, hingga hakim.

Dia menjelaskan, dalam proses persidangan saksi ahli yang dihadirkan tidak ada yang menyebutkan dirinya memotong video pidato Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu.

“Ada enam saksi ahli yang kita hadirkan untuk membantah apa yang dituduhkan pendukung aahok tersebut. Ada Profesor Yusril dan pakar hukum pidana Doktor Muzakir,” jelasnya.

Baca juga :   Polri Diminta Evaluasi Cara Penanganan Teroris

Pengacara Buni, Syawaludin, mengatakan, majelis hakim di tingkat pertama memvonis kliennya tanpa berpegang pada aturan yang benar. Dia menyebutkan, dalam persidangan jaksa menuntut kliennya dengan Pasal 33 ayat 1. Sedangkan hakim memvonis dengan mengacu pada Pasal 32 ayat 1.

“Artinya, pasal ini dulu tidak pernah digunakan penyidik baik terhadap Pak Buni ataupun pada saksi dalam persidangan. Ini kan sangat aneh,”ujarnya.

ERIK HIDAYAT | DANIEL AMRULLAH