Beranda Berita Bank di Saudi Bekukan 1.200 Rekening Terkait Skandal Korupsi Kerajaan

Bank di Saudi Bekukan 1.200 Rekening Terkait Skandal Korupsi Kerajaan

BERBAGI
Ilustrasi/Memo

Riyadh, AHAD.CO.ID- Bank-bank Arab Saudi telah membekukan lebih dari 1.200 rekening milik individu dan perusahaan di Kerajaan tersebut sebagai bagian dari gerakan anti-korupsi.

Menurut juru bicara sebuah bank, jumlah rekening yang akan dibekukan terus meningkat.

Berita tersebut muncul saat Arab Saudi yang dikomandani oleh Bin Salman memulai tindakan keras terhadap para pangeran, pengusaha dan pejabat terkait korupsi. Salah satu yang ditahan adalah investor internasional paling terkenal di Kerajaan, Al-Waleed Bin Talal yang ditahan pada akhir pekan.

Sebuah daftar larangan terbang telah dibuat dan pasukan keamanan di beberapa bandara Saudi melarang pemilik jet pribadi para pangeran untuk lepas landas tanpa izin.

Harian pan-Arab Al-Asharq Al-Awsat mengatakan, di antara mereka yang ditahan adalah 11 pangeran, empat menteri dan puluhan mantan menteri.

“Tuduhan terhadap orang-orang tersebut termasuk pencucian uang, penyuapan, pemerasan dan mengambil keuntungan dari jabatan publik untuk keuntungan pribadi,” kata seorang pejabat Saudi kepada Reuters.

Baca juga :   Ustaz Alfian Tanjung Tolak Tandatangani Surat Penangkapan

Sebuah keputusan kerajaan pada hari Sabtu mengatakan tindakan keras tersebut diluncurkan sebagai tanggapan atas “eksploitasi oleh beberapa jiwa lemah yang telah menempatkan kepentingan mereka sendiri di atas kepentingan publik, untuk mendapatkan uang secara tidak sah”.

Komite anti-korupsi Saudi baru memiliki kewenangan untuk menyita aset di dalam dan luar negeri sebelum hasil penyelidikannya diketahui.

MEMO | DAMAR AH