Beranda Berita Abraham Samad Desak Presiden Bentuk TGPF untuk Novel Baswedan

Abraham Samad Desak Presiden Bentuk TGPF untuk Novel Baswedan

BERBAGI
Abraham Samad/Bintang

Jakarta, AHAD.CO.ID- Mantan Ketua KPK, Abraham Samad, mengatakan kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan belum menemukan titik terang, meski sudah menginjak sekitar 200 hari lebih. Aparat kepolisian harusnya sudah bisa mengungkap dan menangkap pelaku dan dalangnya.

“Tapi apa yang terjadi, kita sangat prihatin, karena tidak ada hal-hal yang bisa membuat kita percaya kasus ini bisa diselesaikan dengan cepat,” kata Abraham Samad di Jakarta, Selasa (31/10).

Karena itu, lanjut Abraham Samad, dalam diskusi berbagai elemen dengan jajaran pimpinan KPK, pihaknya membuat kesimpulan yakni mengusulkan kepada pimpinan KPK untuk meminta Presiden Jokowi secepatnya membentuk TGPF.

“Kita pada kesimpulan, bahwa teman-teman yang terdiri dari pegiat antikorupsi, pada kesimpulan mengusulkan ke pimpinan KPK, KPK untuk bisa menyampaikan ke Bapak Presiden untuk sesesegera mungkin membentuk tim gabungan pencari fakta kasus Novel,” katanya.

Baca juga :   Gelar Tabligh Akbar, GNPF Ulama Bogor Raya Ajak Umat Tolak LGBT

TGPF harus segera dibentuk karena pelaku dan dalang kasus Novel belum juga terungkap. Jika kasus ini tidak pernah berhasil diungkap, maka kasus-kasus seperti ini dikhawatirkan akan terus terjadi dan menimpa pegawai bahkan pimpinan KPK.

“Penyerangan terhadap Novel tidak hanya penyerangan pribadi Novel, tapi penyerangan terhadap pejuang-pejuang antikorupsi, atau penyerangan terhadap KPK yang giat-giatnya memberantas korupsi tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Abraham Samad menambahkan, “Pada satu kesimpulan, memang dibutuhkan tim gabungan pencari fakta untuk segera dilaksanakan,” katanya.

AINUL YAQIN | DAMAR AH